Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Fakta Keliru Terhadap Manfaat Teh Hijau

Ahad 05 Jan 2020 07:59 WIB

Rep: MGROL126/ Red: Nora Azizah

Teh Hijau (Ilustrasi)

Teh Hijau (Ilustrasi)

Foto: Needpix
Ada fakta lain mengungkapkan pernyataan sebaliknya dari manfaat teh hijau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sadar pentingnya akan kesehatan, mayoritas orang di dunia mengkonsumsi teh hijau guna menjaga kesehatan tubuh. Tak hanya itu, pengaruh teh hijau juga bisa melindungi tubuh dari kuman.

Dilansir melalui pinkvilla, Ahad (5/1), pada umumnya teh hijau dikenal mampu menurunkan berat badan, menyembuhkan penyakit kanker, meningkatkan metabolisme dalam tubuh dan membakar lemak pada perut. Namun, ada fakta lain mengungkapkan pernyataan sebaliknya.

Teh hijau disebut mampu membantu menurunkan berat badan. Namun, fakta mengenai ini telah ditolak para peniliti. Menurut mereka, tidak ada kalori ekstra yang terdapat dalam teh.

Baca Juga

Satu jenis teh hanya memiliki satu kalori dalam setiap 100 ml, baik teh hijau maupun teh hitam. Kafein tidak memiliki efek dalam penurunan berat badan, dan kandungan kafein dalam teh hijau maupun hitam juga terbilang rendah.

Kemudian, anggapan bahwa hanya teh hijau yang memiliki antioksidan dari semua jenis teh juga salah. Sifat antioksidan dalam teh hijau dan teh hitam berbeda.

Teh hijau memiliki kandungan cathecin dan kaempferol sebagai antioksidan alami yang mampu mengurangi kerusakan sel pada tubuh. Sedangkan teh hitam memiliki kandungan quechetin dan theaflavins yang memiliki efek positif pada tubuh manusia.

Teh hijau juga dipercaya bisa mencegah kanker. Hal ini diartikan para ilmuwan bahwa tidak semua yang memiliki kandungan nabati dapat mengurangi risiko kanker dan penyakit berbahaya lainnya. Banyak orang yang percaya bahwa teh hijau mampu mencegah penyakit ganas itu, tetapi sampai saat ini penelitian belum dapat memastikan dan membuktikan hal tersebut.

 

Konsumsi teh hijau juga disebut bisa mencegah penuaan. Faktanya, teh hijau mampu mencegah kerusakan jaringan kulit. Tak hanya itu, kandungan dalam cathecin juga mampu melindungi kulit dari sinar UV yang berbahaya. Namun, sampai saat ini penilitian masih berlangsung dan belum ada yang mengungkapkan bahwa teh hijau mampu mencegah penuaan.

Sementara teh hijau yang disebut mampu menurunkan gula darah juga belum bisa dipastikan. Hal ini bergantung dari bagaimana cara mengonsumsi teh hijau tersebut.

Mengkonsumsi teh hijau tanpa tambahan gula akan menurunkan gula dalam darah. Sebaliknya, jika mengkonsumsi teh hijau dengan tambahan gula terus menerus maka terjadilah kenaikan gula darah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA