Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Prihatin pada Kesehatan Fisik Para Ustaz Muhammadiyah

Sabtu 04 Jan 2020 11:16 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Keluarga dan kerabat mengusung jenazah Wakil Ketua Umum MUI sekaligus Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas saat prosesi pemakaman jenazah di Masjid Gede Kauman Yogyakarta, Jumat (3/1/2020).

Foto:
Wafatnya Buya Yunahar Ilyas mengingatkan kita pada pentingnya aspek kesehatan.

Dalam arti dakwah yang luas, semangat seperti inilah yang--saya yakini--menjadi energi kinetik-spiritual Muhammadiyah. Energi itu yang membuat persyarikatan ini semakin tua semakin mencerahkan dan memberdayakan umat.

Dan, ketiga tokoh tersebut (Prof Dr Yunahar Ilyas, Ustaz Suprapto Ibn Juraimi, Dr Said Tuhuleley) sudah memberi bukti berupa bakti mereka sepanjang hayatnya walau harus mengorbankan kesehatan fisik mereka.

Kedua, tiga tokoh tersebut sebelum wafat mengalami penyakit degeneratif. Nah, berkaitan dengan yang pertama, semangat dakwah para kader Muhammadiyah kadang menepikan perhatian mereka pada aspek kesehatan pribadi.

photo
                       Dr Said Tuhuleley
Tanpa berniat mengurangi rasa hormat kepada mereka sedikit pun, banyak bukti bahwa para juru dakwah bertumbangan di usia produktif bukan oleh para penentang dakwahnya, atau bukan karena ditentang oleh keluarganya, tetapi justru oleh kebiasaan mereka.

Kebiasaan-kebiasaan ini seperti, kurang istirahat, makan-minum yang tidak terkontrol di sepanjang rihlah dakwahnya, serta tidak pernah melakukan medical check-up. Dan, mungkin juga kurang suka berolah raga.

Kalau bukan karena sakit berat, mereka tidak beristirahat. Inilah yang bisa menjadi fatal, terlepas bahwa usia manusia itu hanya Allah subhaanahu wa ta'aalaa yang menentukan.

Dalam konteks ini, saya ingin mengingatkan kepada kita semua, khususnya umat yang mengundang kehadiran mereka. Jangan sampai demi menghormati para ustaz, lantas kita memberi suguhan-suguhan makan dan minum yang justru dapat mengganggu kesehatan para guru kita. Misalnya, makanan berlemak, manis, minum es, dan sebagainya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA