Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Jasa Marga Diminta Lakukan Pemeliharaan Drainase

Jumat 03 Jan 2020 05:12 WIB

Red: Indira Rezkisari

Petugas mengatur laju kendaraan yang melintasi banjir di jalan tol lingkar dalam Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020).

Petugas mengatur laju kendaraan yang melintasi banjir di jalan tol lingkar dalam Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020).

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Pemeliharaan drainase bermanfaat cegah banjir di jalan tol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan agar pengelola jalan tol untuk melakukan pemeliharaan saluran drainase tol. Pemeliharaan drainase penting disamping pemeliharaan rutin permukaan jalan tol.

"Alangkah baiknya pemeliharaan jalan tol tidak hanya dilakukan pada bagian permukaan namun juga perlu dilakukan pula pemeliharaan di bagian bawahnya atau bagiandrainase," ujar Djoko, Kamis (2/1).

Dia juga menambahkan bahwa perencanaan dan pembangunan jalan, baik jalan tol maupun non-tol perlu dibarengi dengan perencanaan serta pembangunan saluran drainase.

"Jarang sekali di Indonesia pembangunan jalan diiringi juga dengan pembangunan drainase. Kita tidak pernah berpikiran secara jangka panjang. Jadi kalau membangun jalan sekalian juga membangun saluran pembuangan airnya, dan saluran drainase tersebut harus dipelihara secara baik," katanya.

Cuaca hujan yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, bahkan meluas hingga menggenangi sejumlah rute jalan tol.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan beberapa titik genangan di Jalan Tol regional Jabodetabekjabar, terhitung 2 Januari pukul 14.30 WIB. Genangan berakibat penutupan jalan tol.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan bahwa untuk Jalan Tol Jakarta-Tangerang, di Km 03+900 sampai Km 04+400 ke arah Tangerang maupun Jakarta terdapat genangan air setinggi 40-50 cm.

Untuk jalan tol dalam kota, di simpang susun Cawang terdapat genangan di Terowongan Cawang ke arah jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Kendaraan dari arah Cawang dialihkan ke Tanjung Priok.

Sedangkan di simpang susun Cawang juga terdapat genangan di Terowongan Cawang ke arah Tanjung Priok (jalan tol Wiyoto Wiyono). Kendaraan dari arah Bekasi menuju Tanjung Priok dialihkan ke jalan tol dalam kota.

Selain itu hujan deras yang mengguyur Bekasi menyebabkan genangan air di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 24 arah Jakarta setinggi 20 sentimeter di lajur 1 dan 4. Jalanan tergenang sehingga tidak memungkinkan untuk dilintasi kendaraan yang hendak menuju Jakarta.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan kebijakan lawan arus atau contraflow di jalan tol mulai dari Cikarang Barat hingga Cibitung Kilometer 23+800 untuk mengurai kemacetan arah Jakarta.

Jasa Marga pada hari ini menutup sejumlah gerbang tol demi keamanan pengguna jalan. Gerbang tol yang ditutup di antaranya GT Cikarang Barat 4 arah Jakarta, GT Cibitung 1 dan 2, GT Cikarang Barat 5, GT Cikarang Timur arah Jakarta, GT Cibatu, GT Cikarang Utara arah Jakarta, serta GT Karawang Barat 2 arah Jakarta.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA