Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Wali Kota Yogyakarta akan Cabut Izin Tukang Parkir Nuthuk

Jumat 03 Jan 2020 03:41 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Christiyaningsih

Area Parkir Malioboro. Nuthuk atau mengenakan tarif tinggi sering terjadi saat musim liburan di Yogyakarta. Ilustrasi.

Area Parkir Malioboro. Nuthuk atau mengenakan tarif tinggi sering terjadi saat musim liburan di Yogyakarta. Ilustrasi.

Foto: Republika/ Wihdan
Nuthuk atau mengenakan tarif tinggi sering terjadi saat musim liburan di Yogyakarta

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Nuthuk atau mengenakan tarif yang tinggi sering terjadi terlebih saat libur Tahun Baru seperti saat ini di Yogyakarta. Nuthuk biasanya dilakukan oleh pedagang hingga juru parkir di Kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan jika pihaknya menemukan perilaku nuthuk, maka akan ditindak. Termasuk juru parkir akan dicabut surat tugasnya. "Kalau itu dilakukan itu akan kami tindak. Jadi akan kami cabut surat tugasnya," kata Haryadi belum lama ini.

Ia menjelaskan antisipasi sudah dilakukan melalui Dinas Perhubungan (Dishub). "Antisipasi kami itu sudah tidak kurang. Jadi tindakan antisipatif kami jangan coba-coba nuthuk atau menaikkan biaya yang tidak sebagimana mestinya," ujarnya. 

Pihaknya pun membuka pengaduan jika ada masyarakat maupun wisatawan yang dithuthuk. Ia mengatakan, penanganan nuthuk memang masih menjadi kendala bagi Pemerintah Kota Yogyakarta. Sebab, hal ini selalu terjadi terlebih di hari libur.

"Kebijakan yang sifatnya antisipatif sudah kami lakukan, sekarang kebijakan yang sifatnya responsif. Kami membuka gugus laporan kalau ada yang merasa diperlakukan dengan tidak wajar dari sisi jasa yang dipakainya, baik itu jasa kuliner, jasa souvenir, ataupun jasa parkir," kata Haryadi.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA