Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Mensos Harap BMKG Berikan Informasi Lebih Dini

Kamis 02 Jan 2020 16:52 WIB

Red: Ratna Puspita

Banjir di Bidara Cina, Jakarta (Ilustrasi). Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara berharap agar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat memberikan informasi lebih dini untuk mengantisipasi terjadi korban akibat banjir.

Banjir di Bidara Cina, Jakarta (Ilustrasi). Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara berharap agar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat memberikan informasi lebih dini untuk mengantisipasi terjadi korban akibat banjir.

Foto: ACT
Informasi yang lebih akurat, lebih dini, dan masif akan berguna bagi masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara berharap agar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat memberikan informasi lebih dini untuk mengantisipasi terjadi korban akibat banjir. Menurut dia, informasi pencegahan lebih dini yang dikeluarkan BMKG sangat berguna bagi masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan banjir.

"Tentunya kita harapkan juga dari BMKG memberikan informasi yang lebih akurat, lebih dini dan masif. Sehingga saudara kita yang membutuhkan info di daerah rawan banjir bisa segera mengevaluasi diri sehingga tidak terjadi korban," kata Menteri Sosial Juliari P Batubara saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Bidara Cina, Jakarta, Kamis (2/1).

Baca Juga

Kementerian Sosial mencatat korban meninggal dunia akibat banjir di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat berjumlah 19 jiwa. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga korban banjir yang meninggal dunia berupa uang tunai senilai Rp15 juta.

"Untuk korban meninggal kita berikan santunan kepada ahli warisnya sebesar Rp15 juta per korban jiwa," ujar dia.

Menteri Sosial meninjau sejumlah lokasi pengungsian di tiga titik Jakarta Timur yang menjadi wilayah terdampak parah akibat banjir di Jakarta, seperti Cipinang Melayu, Bidara Cina, dan Cawang. Mensos melihat bantuan yang diberikan kepada pengungsi korban banjir di sejumlah lokasi pengungsian telah memadai.

Dia juga tak melarang bagi siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan kepada korban banjir. "Jadi kalau ada organiasi atau perorangan yang mau bantu silahkan ada titiknya," demikian Julian P Batubara.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA