Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Polres Malang Tingkatkan Pengawasan di Kawasan Wisata

Senin 30 Dec 2019 18:16 WIB

Red: Ani Nursalikah

Polres Malang Tingkatkan Pengawasan di Kawasan Wisata. Wisatawan menikmati mandi di bawah guyuran air terjun. (ilustrasi)

Polres Malang Tingkatkan Pengawasan di Kawasan Wisata. Wisatawan menikmati mandi di bawah guyuran air terjun. (ilustrasi)

Foto: Antara/Rudi Mulya
Dua orang hilang terseret arus di kawasan air terjun Coban Cinde, Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur menyatakan akan meningkatkan pengawasan di daerah tujuan wisata, khususnya menjelang malam pergantian tahun. Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan berupaya meningkatkan pengawasan, khususnya pada kawasan wisata air untuk menghindari jatuhnya korban.

"Kami akan tingkatkan pengawasan, kami telah menggandeng berbagai pihak seperti Perhutani, dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah," kata Ujung, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (30/12).

Ujung menjelaskan, telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Malang dan menyiapkan Posko Siaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana dan adanya korban pada saat terjadi cuaca buruk. Empat posko siaga tersebut berada di Kecamatan Tumpang, Kecamatan Gedangan, Kecamatan Tirtoyudo, dan Kecamatan Ngantang.

Ujung menambahkan, posko-posko tersebut dilengkapi dengan peralatan yang memadai saat dibutuhkan jika terjadi bencana. "Kami sudah menyiagakan empat titik posko, di sana alat-alatnya sudah lengkap, termasuk dengan personel," kata Ujung.

Pada Ahad (29/12), dua orang dilaporkan hilang akibat terseret arus di kawasan wisata air terjun Coban Cinde, di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dua orang korban yang terseret arus tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, atas nama Bagus Puji (25 tahun) dan Dwi Retno Prihatin (25). Pada Senin (30/12), korban perempuan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kronologi kejadian tersebut bermula pada saat rombongan karyawan dari Surabaya berjumlah tujuh orang, tiba di kawasan wisata air terjun Coban Cinde, kurang lebih pada pukul 11.00 WIB. Pada saat memasuki lokasi, kondisi cuaca di tempat kejadian perkara terpantau cerah.

Baca Juga

Namun, kurang lebih pada pukul 12.00 WIB, cuaca tiba-tiba mendung. Petugas di lapangan sudah memberikan peringatan kepada rombongan tersebut.

Dari tujuh orang tersebut, lima orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya terseret arus. Hingga saat ini, pencarian untuk satu korban bernama Bagus Puji masih dilakukan oleh petugas gabungan.

Air terjun Coban Cinde terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Coban Cinde memiliki dua air terjun. Pada sisi pertama dengan ketinggian kurang lebih 50 meter, dan sisi lainnya setinggi 30 meter.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA