Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

BNPB: Angin Puting Beliung Terjadi di Banten dan Jawa Barat

Senin 23 Dec 2019 09:32 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Esthi Maharani

Bocah melintas di depan rumah yang roboh akibat angin puting beliung di Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (13/12/2019).

Bocah melintas di depan rumah yang roboh akibat angin puting beliung di Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (13/12/2019).

Foto: Antara/Fauzan
Angin puting beliung tercatat terjadi di Kabupaten Tangerang, Banten dan Sukabumi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian alam dan bencana di sejumlah wilayah di Indonesia. Pada Sabtu (22/12) kemarin, angin puting beliung tercatat terjadi di Kabupaten Tangerang, Banten dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan data yang diperoleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, pada Sabtu pukul 19.00 WIB, angin puting beliung melanda Desa Waliwis Kecamatan Mekar Kabupaten Tangerang. "Kronologis akibat hujan deras disertai angin kencang," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo, Senin (23/12).

Kejadian ini menyebabkan 40 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Sebab, enam unit rumah rusak berat, empat unit rumah rusak sedang, 20 unit rumah rusak ringan, dan dua unit sarana ibadah rusak berat.

Sementara itu, angin kencang juga terjadi di Desa Tenjoayu Kecamatan Tanara Kabupaten Serang, Banten. Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah warga hingga mengalami rusak ringan. Hal itu menyebabkan delapan jiwa atau dua keluarga terdampak.

Tak hanya di Banten, angin puting juga melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi, diantaranya Desa Ginanjar, Desa Ciambar, Desa Ambar Jaya dan Desa Cibunar Jaya Kecamatan Ciambar, serta Desa Munjul Kecamatan Solear. Sekitar 139 KK atau 462 jiwa terdampak akibat bencana ini.

BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat tujuh unit rumah rusak berat, lima unit rumah rusak sedang, 55 unit rumah rusak ringan, dua unit mushola rusak ringan, dua unit sekolah dasar rusak berat, satu unit madrasah rusak sedang, satu tempat usaha rusak berat, dan 16 pohon tumbang. Sejumlah relawan pun turut serta datan ke lokasi kejadian.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA