Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Libur Akhir Tahun, Garuda Siapkan 30 Ribu Kursi Tambahan

Jumat 13 Dec 2019 13:15 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Plt Direktur Utama PT Garuda Indonesia Fuad Rizal (tengah) bersama Direktur Operasi Tumpal Manumpak Hutapea (kiri), Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Joseph Dajoe K. Tendean (kedua kiri), Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah (kedua kanan), Direktur Teknik dan Layanan Mukhtaris (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Plt Direktur Utama PT Garuda Indonesia Fuad Rizal (tengah) bersama Direktur Operasi Tumpal Manumpak Hutapea (kiri), Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Joseph Dajoe K. Tendean (kedua kiri), Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah (kedua kanan), Direktur Teknik dan Layanan Mukhtaris (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Foto: Antara/Galih Pradipta
Garuda juga akan memberikan potongan diskon harga tiket hingga 40 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai Garuda Indonesia akan mengantisipasi meningkatnya penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020. Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan sudah menyiapkan kursi tambahan untuk mengantisipasi peningkatan penumpang.

"Kami menyiapkan 30.630 kursi tambahan untuk penerbangan domestik dan internasional sebagai langkah antisipasi menghadapi kenaikan jumlah penumpang selama periode peak season Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," kata Pikri, Jumat (13/12).

Dia mengatakan puncak peningkatan penumpang saat Natal dan Tahun Baru 2019/2020 diprediksi akan terjdi pada 20 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020. Sebanyak 17,496 kursi untuk frekuensi penerbangan tambahan dan 13,134 kursi dengan pengoperasian armada yang lebih besar.

Meskipun begitu, Pikri memastikan Garuda tetap terus memantau perkembangan dari kebutuhan pasar selama periode tersebut berlangsung. "Terutama jika diperlukan penyesuaian kapasitas penerbangan lebih lanjut” tutur Pikri.

Sebelumnya, Garuda dipastikan memberikan potongan diskon harga tiket hingga 40 persen. Pikri mengatakan potongan diskon tersebut hanya untuk rute tertentu saja.

"Pemberian potongan harga ini berlaku untuk periode perjalanan pada 10 Desember 2019 sampai 31 Januari 2020," kata Pikri, Jumat (13/12).

Pikri menjelaskan harga tiket yang dijual dengan diskon tersebut yaitu rute domestik Balikpapan - Yogyakarta, Biak - Makassar, Denpasar - Ambon, Denpasar - Kupang, Jakarta - Balikpapan, Jakarta - Palangkaraya, dan Jakarta - Nias. Begitu juga dengan Jayapura - Nabire, Mamuju Makassar, Palu - Makassar, Timika - Nabire, danYogyakarta - Makassar yang potongan harga tersebut berlaku pada setiap hari Selasa dan Kamis.

Sedangkan untuk rute Jakarta - Jayapura potongan harga berlaku pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis  sementara itu rute Jakarta - Silangit potongan harga berlaku pada hari Jumat dan Ahad.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA