Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Puluhan Karung Berisi Limbah Diduga B3 Dibuang di Tulungagung

Ahad 08 Dec 2019 19:09 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

Limbah B3: Puluhan Karung Berisi Limbah Diduga B3 Dibuang di Tulungagung

Limbah B3: Puluhan Karung Berisi Limbah Diduga B3 Dibuang di Tulungagung

Limbah B3 itu mengeluarkan bau menyengat terutama saat hujan turun

jatimnow.com - Warga Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, diresahkan tumpukan limbah yang diduga mengandung bahan beracun berbahaya (B3). Limbah yang dikemas dalam sak plastik itu dibuang di pinggir jalan utama menuju Bendungan Wonorejo.

Wasis, salah seorang warga, mengaku limbah tersebut mengeluarkan bau menyengat terutama saat hujan turun. Warga dan pengguna jalan yang melintas harus menutup hidungnya saat sampai di lokasi.

Ia menyebut, puluhan karung plastik berisi limbah diduga B3 itu sudah berada di pinggir jalan tersebut sejak 7 bulan lalu. Belum diketahui siapa yang membuang limbah tersebut. Namun biasanya, truk yang tidak kuat menanjak akan menurunkan muatannya di tepi jalan itu dan akan kembali diambil beberapa hari kemudian.

"Ini sudah lama tidak ada yang mengambilnya. Kami tidak tahu punya siapa limbah ini," ungkap Wasis, Minggu (8/12/2019).

Awalnya warga tidak menghiraukan keberadaan limbah tersebut. Namun saat hujan deras terjadi, limbah itu mengeluarkan bau menyengat menyerupai belerang dan amoniak. Sejumlah karung sak juga sudah rusak sehingga menyebabkan isinya keluar. Limbah itu berwarna abu-abu dan berbentuk pasir serta batu.

"Baunya sangat menyengat dan mengganggu pengguna jalan hingga radius 10 meter," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Kauman AKP Puji Hartanto menjelaskan, pihaknya telah mengambil sampel limbah tersebut untuk segera dicek kandungannya. Selanjutnya mereka akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut.

"Kita sudah amankan sampel sebanyak tiga karung dan saat ini masih berkordinasi dengan instansi terkait," tambah Puji.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA