Thursday, 12 Rabiul Awwal 1442 / 29 October 2020

Thursday, 12 Rabiul Awwal 1442 / 29 October 2020

Susi Diusulkan Jadi Dirut Garuda, Ini Kata Menhub

Sabtu 07 Dec 2019 01:12 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Foto: Republika TV/Muhammad Rizki Triyana
Warganet mendukung jika Susi Pudjiastuti gantikan Ari Askhara sebagai Dirut Garuda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Posisi direktur utama Garuda Indonesia saat ini masih kosong hanya diduduki oleh pengganti sementaranya yaitu Direktur Keuangan dan Management Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal. Di tengah kondisi tersebut, warga net mulai mengusulkan saran jika sebaiknya mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dapat menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia selanjutnya.

Seperti salah satu akun twitter warganet @Tedjo6 yang juga sangat mendukung jika Susi menggantikan posisi Ari Askhara. "Wow, keren deh! Lebih keren lagi kalau Susi Pudjiastuti dirut Garuda," tulis akun tersebut.

Soal usulan warga net tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku belum mengatuhi apakah nama Susi masuk daam saran. "Enggak pernah dengar, belum denger," kata Budi usai menghadiri peresmian Tol JORR II Junciran-Serpong, Jumat (6/12).

Meskipun begitu, Budi menegaskan keputusan penunjukan direktur utama Garuda Indonesia akan ditentukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Budi yakin Kementerian BUMN akan memilih pengganti Ari Ashara dengan baik.

Saat ini, Dewan Komisaris Garuda Indonesia baru menunjuka Direktur Keuangan dan Management Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal sebagai Plt direktur utama. Penujukan tersebut sesuai dengan SK Dewan Komisaris No. DEKOM/SKEP/011/2019 Tanggal 5 Desember 2019.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan mengatakan penetapan Fuad Rizal Sebagai Plt Direktur Utama Garuda Indonesia akan berlaku hingga dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia dalam waktu dekat. "Plt Direktur Utama memastikan bahwa kegiatan bisnis dan operasional akan tetap berjalan sesuai dengan rencana kerja perseroan," ujar Ikhsan.

Selanjutnya, kata dia, Garuda Indonesia akan melaksanakan hal-hal terkait dengan pelaksanaan RUPSLB sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan peraturan terkait lainnya. Ikhsan menegaskan Garuda akan melakukan evaluasi secara berkesinambungan dalam proses bisnis yang berjalan.

"Kami berkomitmen untuk terus mengedepankan dan melaksanakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dengan mematuhi aturan yang berlaku," jelas Ikhsan.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat Ari Askhara dari jabatannya sebagai direktur utama Garuda Indonesia. Hal tersebut terkait kasus penyelundupan motor Harley Davidson bekas dan dua sepeda Brompton di pesawat Airbuss A330-900.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA