Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Usai Berwudhu, Perlukah Touch Up Kosmetik?

Kamis 05 Dec 2019 16:02 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Melakukan touch up kosmetik perlu dilakukan wanita secara berkala.

Melakukan touch up kosmetik perlu dilakukan wanita secara berkala.

Foto: Republika/Prayogi
Setelah kulit bertemu air, touch up kosmetik atau skincare diperlukan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sebagian kaum hawa pemakai kosmetik mungkin bertanya-tanya mengenai cara agar kosmetik tetap bertahan lama pada wajah. Pasalnya, Muslim memiliki kewajiban shalat lima waktu dan harus melakukan wudhu atau bersuci dengan air, termasuk membasuh wajah.

Pakar kecantikan Fitria A mengatakan, mengaplikasikan ulang kosmetik alias touch-up tergantung pada produk yang digunakan. Bagi mereka yang hanya memakai produk kosmetik perawatan wajah atau skincare, ada baiknya melakukan aplikasi ulang.

"Kosmetik ada dua macam, rinse off yang langsung terbasuh dari wajah setelah pemakaian seperti sabun dan produk pembersih, juga kosmetik stay on yang setelah diaplikasikan tetap ada di kulit seperti pelembap, serum, atau tabir surya," ujarnya.

Hal paling ideal menurut Fitria adalah melakukan aplikasi ulang. Berwudhu biasanya akan menghilangkan krim atau pelembap yang sudah menempel di wajah. Kondisi demikian justru bagus karena tanda kosmetik yang baik yakni yang lebih mudah dihilangkan dari lapisan kulit.

Dia menganjurkan, mencuci wajah terlebih dulu kemudian mengeringkan dan melakukan reaplikasi kosmetik. Namun, membersihkan muka dengan sabun sebaiknya hanya dua sampai tiga kali sehari. Frekuensi yang berlebihan bisa membuat kulit menjadi iritasi.

Bahan aktif yang terkandung pada produk kosmetik stay on rata-rata meresap ke dalam kulit dua jam setelah pemakaian. Fitria menjelaskan, tanpa aplikasi ulang pun tidak masalah karena setelah dua jam, yang tersisa di lapisan kulit hanya zat pembawanya.

Berbeda halnya pada pengguna kosmetik dekoratif atau make-up. Lazimnya, mayoritas kaum hawa memilih riasan anti-air alias waterproof sehingga tidak akan hilang saat terbasuh air. Touch-up bisa dilakukan dengan pemakaian ulang bedak padat atau bedak tabur.

Akan tetapi, kebersihan perangkat riasan harus diperhatikan. Reaplikasi kosmetik semestinya dilakukan pada keadaan kulit bersih dan kering supaya pori-pori kulit tidak tertutup kotoran. Dia juga mengingatkan pentingnya membersihkan kosmetik secara tuntas.

"Setelah memakai kosmetik dekoratif yang 'berat' pembersihannya tidak cukup hanya memakai sabun, harus deep cleansing," kata Fitria pada bincang santai "How to Get A Healthy Skin" pada peluncuran jenama kosmetik Eryzhu di The Margo Hotel, Kota Depok.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA