Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Bioskop Pertama Cinepolis Dibuka di Jakarta

Rabu 04 Dec 2019 18:26 WIB

Rep: Setyanavidita Livikacansera/ Red: Indira Rezkisari

Lippo menghadirkan konsep bioskop baru Cinepolis di Pejaten Village, Jaksel.

Lippo menghadirkan konsep bioskop baru Cinepolis di Pejaten Village, Jaksel.

Foto: Republika/Setyana Viditalivicansera
Cinepolis merupakan pergantian jenama dari bioskop Cinemaxx.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga yang berada di sekitar Pejaten, saat ini tak perlu lagi pusing apabila ingin menikmati film terbaru. Pada Rabu (4/12), PT Cinemaxx Global Pasifik, resmi menghadirkan pengalaman menonton sinema terkini di bawah naungan jenama Cinepolis, di Pejaten Village Mall, Jakarta.

Cinepolis merupakan rebranding dari grup sinema yang sebelumnya hadir dengan jenama Cinemaxx. Direktur Eksekutif Cinepolis Indonesia, Brian Riady menjelaskan, rebranding dari Cinemaxx ke Cinepolis merupakan langkah besar yang menandai aspirasi untuk menjadi kekuatan yang dominan di industri perfilman Indonesia. “Bioskop Cinepolis yang hadir di Pejaten Village adalah bioskop pertama di Indonesia yang menampilkan sistem proyeksi layar RGB,” ungkapnya.

Menurut Brian, teknologi baru yang dihadirkan di semua auditorium Cinepolis Pejaten Vilage ini, menghadirkan kualitas gambar yang cerah dan realitas gambar yang mumpuni. Dengan begitu, penonton akan dimanjakan dengan pengalaman menonton film yang begitu nyata.

photo
Lippo menghadirkan konsep bioskop baru Cinepolis di Pejaten Village, Jaksel.

Tak hanya mengusung konsep layar yang berbeda, Cinepolis juga memperkenalkan konsep double deck di dalam auditoriumnya. Konsep ini memadukan tempat duduk regular dengan VIP di satu auditorium yang sama.

Meski baru pertama kali hadir di Indonesia, Cinepolis sebenarnya telah hadir sejak 48 tahun lalu di berbagai belahan dunia, seperti di Meksiko, Brasil, dan Amerika Serikat (AS). Managing Director of Asia and Middle East Cinepolis, Javier Sotomayor menjelaskan, Cinepolis masih akan terus meluaskan sayapnya ke berbagai negara lain, seperti rencana ekspansi ke Arab Saudi, pada 2020 mendatang.

Di Indonesia sendiri, setelah pembukaan di Pejaten Village, rencananya dalam waktu dekat akan ada empat bioskop Cinepolis lagi yang akan dibuka untuk masyarakat. “Selain bioskop VIP yang telah hadir saat ini, ke depan kami juga akan memperkenalkan format layar besar yang terkenal di dunia, Macro XE,” ungkap Javier.

photo
Lippo menghadirkan konsep bioskop baru Cinepolis di Pejaten Village, Jaksel.

Bioskop dengan teknologi Macro XE tak hanya menawarkan layar besar premium, tapi juga tempat duduk model stadion yang dirancang ergonomis. Dengan begitu, penonton akan makin nyaman menikmati tontonan tanpa terhalang.

Selain itu, ada pula konsep-konsep bioskop baru, seperti Cinepolis Junior yang memungkinkan para orang tua menikmati tontonan dengan tenang. Apabila selama ini keberadaan anak-anak di bioskop kerap memunculkan kontroversi, Cinepolis Junior menawarkan taman bermain yang bisa menjadi tempat penitipan anak, selagi orang tua menonton film.

Bagi para milenials yang ingin menonton film dengan pengalaman berbeda, Cinepolis juga memiliki Cinepolis JOMO yang menawarkan kursi beanbag aneka warna. Saat ini, film-film yang bisa disaksikan di Cinepolis, antara lain Frozen, Jumanji: The Next Level, dan dalam waktu dekat akan hadir pula film musikal Cats, Star Wars: The Rise of Skywalker, serta film terbaru Will Smith, Spies in Disguise.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA