Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Rusia Menuding Tahanan Mata-Mata AS Berbohong

Rabu 04 Dec 2019 12:57 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih

Rusia menuding mantan marinir AS Paul Whelan berbohong tentang kondisi kesehatannya. (Ilustrasi)

Rusia menuding mantan marinir AS Paul Whelan berbohong tentang kondisi kesehatannya. (Ilustrasi)

Foto: EPA
Rusia menuding mantan marinir AS Paul Whelan berbohong tentang kondisi kesehatannya

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia menuding mantan marinir Amerika Serikat (AS) Paul Whelan berbohong tentang kondisi kesehatannya selama di dalam tahanan. Whelan telah ditahan selama hampir satu tahun atas tuduhan melakukan spionase atau memata-matai Rusia.

Whelan yang memegang paspor AS, Inggris, Kanada, dan Irlandia ditangkap pada 28 Desember di sebuah kamar hotel di Moskow. Whelan yang berada dalam penahanan pra-persidangan membantah tuduhan Rusia. Dia mengaku telah diperlakukan secara buruk selama di dalam tahanan.

Pada Agustus, pengacara Whelan mengatakan kliennya menderita hernia. Hal ini mendorong kedutaan AS untuk meminta akses kepada Moskow agar dapat mengunjungi Whelan.

Pada pekan lalu, seorang dipomat AS bertemu dengan Whelan dan mengatakan bahwa perawatan kesehatan Whelan sangat buruk serta tidak memadai. Selain itu, Moskow juga menolak memberikan izin kepada dokter luar untuk memeriksa Whelan.

Pada Selasa (3/12) lalu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan tuduhan Whelan tentang perlakuan buruk adalah tidak benar. Selain itu, diplomat AS diberikan akses reguler untuk mengunjungi Whelan.

“Mereka (para diplomat) tahu betul bahwa pernyataan publik oleh terdakwa tentang pelanggaran tertentu dan bahkan ancaman (nyawanya) dalam penahanan pra persidangan, tidak lebih merupakan provokator untuk membuat kebisingan," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan Whelan telah menerima perawatan medis yang sangat memadai oleh dokter dari klinik khusus. Para dokter tidak menemukan penyakit serius seperti yang disebutkan oleh Whelan.

"Jadi tidak ada ancaman bagi kesehatan Whelan dan kepura-puraan yang dia lakukan secara berkala tampaknya merupakan bagian dari pelatihan bagi perwira intelijen AS," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA