Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Guru Marzuki dan Generasi Awal Alim Ulama Betawi

Ahad 01 Dec 2019 23:00 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko

[ilustrasi] Sekolompok santri

[ilustrasi] Sekolompok santri

Foto: EPA/Fully Handoyo
Guru Marzuki mendirikan pesantren di Cipinang Muara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penelusuran sejarah pesantren di wilayah Jabodetabek tak lengkap tanpa menyertakan nama Guru Marzuki. Pondok pesantren yang didirikannya di Cipinang Muara, Jakarta, begitu legendaris. Lembaga tersebut diperkirakan berdiri dalam rentang lima abad pascapembangunan Pesantren Syekh Quro di Karawang.

Kalangan sejarawan memang belum menmukan tarikh yang pasti mengenai berdirinya Pesantren Guru Marzuki. Sebab, berbagai riset tentang pesantren di Jakarta terbilang minim. Data yang tersedia masih belum cukup utuh dan mendalam.

Namun, profil figur Guru Marzuki tercatat dalam buku-buku sejarah. Tokoh yang wafat pada 1934 itu termasuk generasi awal alim ulama Betawi. Semasa hidupnya, dia aktif berdakwah di Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Maka dari itu, masyarakat kerap menyebutnya sebagai Guru Marzuki Cipinang Muara.

Lokasi pesantrennya berada di Kampung Muara, Jakarta Timur. Di sana, Guru Marzuki mengajar dan menulis kitab-kitab. Para santri yang belajar kepadanya tidak hanya dari Jakarta atau Jawa, tetapi juga luar Jawa. Masyarakat setempat amat menghormatinya. Dia dianggap sebagai figur teladan yang selalu membimbing dan mengayomi mereka.

Guru Marzuki lahir pada 15 Ramadhan 1293 Hijriyah, bertepatan dengan 4 Okto ber 1876 Masehi di Jatinegara, Jakarta Timur. Nama lengkapnya, Syekh Ahmad Marzuki bin Ahmad Mirshod bin Hasnum bin Ahmad Mirshod bin Hasnum bin Kho tib Sa'ad bin Abdurrohman bin Sulthon.

Saat usianya 58 tahun, pada 2 November 1934 dia menghembuskan napas terakhir dengan tenang.,Pemakamannya dihadiri ratusan ulama serta ribuan warga masya rakat. Kepergiannya untuk selama-lama nya menyisakan duka mendalam bagi umat Islam. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA