Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Mengenal Nama-Nama Lain Alquran

Jumat 29 Nov 2019 07:39 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi Turunnya Alquran

Ilustrasi Turunnya Alquran

Foto: Mgrol100
Alquran memiliki nama-nama lain yang patut dikenal umat Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kalamullah atau perkataan Allah merupakan firman yang diturunkan dan disampaikan melalui Rasulullah dan dikenal dengan nama Alquran. Namun, Alquran juga memiliki nama-nama lain yang patut dikenal umat Muslim.

Para ulama klasik menyematkan beberapa nama untuk Alquran. Penamaan itu merujuk pada keistimewaan dan tujuan diturunkannya Alquran itu sendiri. Adapun nama-nama yang dikenal antara lain seperti berikut.

Baca Juga

Alfurqan, artinya sesuatu yang membedakan antara kebenaran dengan kebatilan. Nama Alfurqan juga digunakan Allah SWT sebagai nama hari perang Badar. Bahasa lain dari nama perang Badar dalam Alquran dikenal dengan redaksi yaumul furqan dalam Surah Al-Anfal ayat 41.

Attanzil, artinya (Alquran) diturunkan langsung dari Allah. Nama ini sekaligus merupakan penegasan Alquran bukanlah buatan manusia dan juga bukan buatan Rasulullah SAW. Maka Alquran tidak boleh disamakan dan diperlakukan sebagaimana karya-karya manusia.

photo
(Ilustrasi) Surah al-Kahfi di dalam Alquran
Alkitab, artinya Allah menjadikan Alquran sebagai kitab yang mengumpulkan hukum-hukum syariat. Nama ini juga diilhami dari hadist Rasulullah yang setiap kali Alquran diturunkan kepada beliau, para sahabat diperintahkan menulis sebagian Alquran tersebut.

Azzikri, artinya (Alquran) ingin memberikan pesan tidak langsung kepada manusia bahwa Alquran adalah sebuah peringatan dalam bentuk tuntunan. Bahwa ada tugas-tugas yang perlu diemban manusia di bumi, salah satu kaitannya dengan ini adalah menjaga bumi dari kehancuran alam dan kerusakan tangan manusia yang masif terjadi.

Alwahyu, berarti (Alquran) adalah pesan kepada seluruh manusia, tak terkecuali. Pesan ini berlaku hingga akhir zaman dan tak akan ada satu pun medium selain Alquran yang mampu menggantikan.

Kalamullah, artinya perkataan atau firman Allah. Terkait penamaan ini, kalangan Ahlu Sunnah dan Muktazilah pernah berbeda pendapat untuk menamainya Kalamullah (perkataan Allah) ataukah hadist (baharu).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA