Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Panti Yatim Indonesia Luncurkan Asrama Tahfiz di Cimahi

Kamis 28 Nov 2019 15:43 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Dwi Murdaningsih

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Panti Yatim Indonesia (PYI) meluncurkan asrama tahfiz Alquran yatim dan piatu di Jalan Pesantren No 155, Kota Cimahi, Kamis (28/11).

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Panti Yatim Indonesia (PYI) meluncurkan asrama tahfiz Alquran yatim dan piatu di Jalan Pesantren No 155, Kota Cimahi, Kamis (28/11).

Foto: Republika/Fauzi Ridwan
Panti Yatim membuat program peningkatan kemampuan anak sesuai minat dan potensi.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI- Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Panti Yatim Indonesia (PYI) meluncurkan asrama tahfiz Alquran yatim dan piatu di Jalan Pesantren No 155, Kota Cimahi, Kamis (28/11). Dengan keberadaan asrama tersebut diharapkan bisa melahirkan hafiz Alquran dan menjadi generasi yang unggul dan memiliki kemampuan.

Ketua Yayasan Panti Yatim Indonesia, Muhammad Alwi mengatakan peluncuran asrama tahfiz merupakan yang pertama dilakukan Panti Yatim Indonesia. Namun, secara umum merupakan asrama yang ke 29 didirikan tersebar di 4 provinsi diseluruh Indonesia.

Baca Juga

"Mudah-mudahan memotivasi dan meningkatkan potensi anak anak. Mereka antusias membaca dan menghafal Alquran. Niatnya menciptakan dan membentuk generasi unggul bernilai religius," ujarnya saat ditemui di acara peluncuran, Kamis (28/11).

Program yang akan dilaksanakan, ia mengungkapkan seperti meningkatkan bacaan Alquran, murojaah dan menyempurnakan kurikulum tahfiz di Panti Yatim Indonesia. "Di kita ada yang hafiz 7 juz. Harapannya bisa sampai 30 juz," katanya.

Muhammad Alwi menambahkan, pihaknya juga akan membuat program peningkatan kemampuan anak sesuai minat dan potensi yang dimiliki. Sebab beberapa diantaranya ada yang fokus ke hafalan Alquran dan keahlian lainnya.

"Nanti (hafiz) akan dimagangkan ke masyarakat untuk mengajarkan kembali. Untuk pertama, ditargetkan 20-25 anak yang ikut di asrama tapi kalau pendaftaran membludak maka akan dipikirkan seperti mendatangi ke rumah mereka," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan mengungkapkan  gagasan asrama tahfiz yatim piatu yang diluncurkan Panti Yatim Piatu bisa menjadi contoh atau role model bagi masyarakat lainnya. Ia mengungkapkan, keberadaan asrama pun diharapkan bisa dirasakan manfaatnya oleh anak-anak serta masyarakat secara umum. Serta bisa memfilter anak-anak dari arus informasi yang kurang baik dan bisa berdampak kepada anak.

"Anak-anak lebih didekatkan kepada nilai-nilai religius. Membicarakan manusia unggul tidak hanya satu sisi tapi harus lengkap yaitu unggul fisik dan batin," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA