Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Kasus Hepatitis A, SMPN 20 Depok Akhirnya Diliburkan

Kamis 28 Nov 2019 11:33 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

Pihak Dinkes Depok dan Puskesmas melakukan pengecekan suspek Hepatitis A di SMPN 20.

Pihak Dinkes Depok dan Puskesmas melakukan pengecekan suspek Hepatitis A di SMPN 20.

Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah
Sekolah diliburkan untuk menenangkan suasana dan meredam penularan virus HAV.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 20 Depok akhirnya diliburkan menyusul kekhawatiran wabah Hepatitis A meluas dan jumlah korban bertambah. Sekolah diliburkan sejak Selasa (26/11) hingga Kamis (28/11).

"Kami liburkan selama tiga hari. Pada Jumat (29/11) masuk kembali," kata Kepala SMPN 20 Depok, Komar Suparman di SMPN 20 Depok, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (28/11).

Komar mengatakan, sekolah diliburkan untuk menenangkan suasana dan meredam penularan virus HAV yang menyebabkan 41 siswa terjangkit Hepatitis A. "Kebijakan meliburkan sekolah sudah kesepakatan orang tua murid, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Alasan lainnya, kami berharap para siswa bisa fokus belajar dirumah untuk persiapan ujian semester ganjil yang akan dimulai pada Senin (2/12)," jelas dia.

Menurut Komar, sejauh ini fasilitas penunjang program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah masih belum memadai. Untuk, itu Disdik Kota Depok telah menginstruksikan kepada pihak sekolah agar segera mengajukan pengadaan fasiltas pendukung PHBS.

"Saya juga sedang melakukan investigasi dan mengumpulkan data tentang jumlah siswa yang terjangkit Hepatitis A. Ini dilakukan untuk mengetahui pasti jumlah siswa yang terjangkit Hepatitis A, yang masih dirawat dan yang sudah sembuh. Jumlahnya memang simpang siur, data terakhir kami jumlahnya 41 siswa," kata Komar.

Komar menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pedataan siswa yang terjangkit Hepatitis A. Ia mendapat informasi sembilan siswa masih di rawat inap di rumah sakit. "Kami belum mendapat informasi dari Dinkes Kota Depok penyebab wabah Hepatitis A, apakah karena faktor sanitasi atau faktor lainnya," terang dia.

Kepala Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin sudah menjenguk siswa SMPN 20 Depok yang terjangkit Hepatitis A dan masih dirawat di RSUD Kota Depok. "Dari 15 siswa yang dirawat di RSUD Kota Depok, enam siswa dinyatakan sudah sembuh, sedangkan sembilan siswa lainnya masih dalam perawatan," ujarnya.

Thamrim mengimbau pentingnya menjaga kesehatan dengan menggalakkan pola hidup bersih dan sehat agar tidak mudah terjangkit penyakit. Disdik Depok juga akan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, terutama meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah seperti toilet, drainase, maupun tempat mencuci tangan. "Kami menyarankan pihak sekolah untuk melakukan monitoring makanan atau jajanan sekolah," tegas dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA