Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Tiga Serangan Bom di Irak Tewaskan Lima Orang

Rabu 27 Nov 2019 11:22 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Ani Nursalikah

Serangan bom Irak. (ilustrasi)

Serangan bom Irak. (ilustrasi)

Foto: Reuters/Atef Hassan
Serangan bom menjadi serangan terkoordinasi pertama sejak demonstrasi 2 bulan lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Pemerintah Irak mengatakan tiga bom yang meledak secara berurutan menewaskan lima orang dan melukai puluhan lainnya, Rabu (27/11). Ledakan ini menjadi serangan terkoordinasi pertama sejak unjuk rasa antipemerintah meletus dua bulan yang lalu.

Petugas keamanan Irak mengatakan bom yang meledak di barat daya Baiyaa menewaskan tiga orang dan melukai lima orang. Sementara ledakan di Shaab City menewaskan dua orang dan melukai empat orang. Serangan di Baladiyat melukai empat orang.

Belum diketahui siapa yang bertanggungjawab atas pengeboman ini. Serangan biasanya diklaim oleh ISIS. Irak sudah menyatakan menang dari kelompok teroris itu dua tahun yang lalu.

Namun mereka masih memiliki beberapa tempat bersembunyian di Irak dan kerap melakukan serangan sporadis di negara itu. Terakhir ISIS menyerang kota suci Syiah, Karbala pada September lalu.

Mereka meledakkan sebuah minibus dan menewaskan 12 orang. ISIS sunni radikal memandang kelompok Muslim Syiah adalah orang-orang bidah dan pantas untuk mati.

Petugas yang memberitahukan informasi pengeboman Selasa (26/11) tidak dapat menyebutkan nama mereka. Mereka tidak berwenang memberikan keterangan kepada media.

Mereka mengatakan serangan-serangan itu dilakukan dengan dua bom sepeda motor dan satu bom pinggir jalan. Pengemboman ini dilakukan jauh dari Tahrir Square, tempat para pengunjuk rasa antipemerintah menggelar aksinya.

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA