Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Wadirut Freeport Datangi Kementerian BUMN

Senin 25 Nov 2019 11:10 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolanda

Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Foto: Republika/Muhammad Nursyamsi
Wadirut Freeport Orias Petrus disebut menjadi kandidat terkuat untuk Dirut Inalum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senin (25/11) Kementerian BUMN menggelar serangkaian RUPS. Selain Pertamina, Kementerian juga menggelar RUPS untuk Mining Industrial Indonesia (MIND ID) dan PLN. 

Tak hanya Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang mendatangi Kementerian BUMN. Pagi ini, Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia Orias Petrus Moedak juga menyambangi kantor Menteri BUMN Erick Thohir.

Orias datang pukul 10.11 WIB. Datang dengan berbatik coklat, dia disambut oleh beberapa pegawai PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum, salah satunya SVP Corporate Secretary Rendi Witular.

Baca Juga

Orias merupakan kandidat terkuat untuk menduduki jabatan Direktur Utama PT Inalum, menggantikan Budi Gunadi Sadikin yang ditarik menjadi Wakil Menteri BUMN. Ditanya tentang pengangkatan dirinya di Inalum, Orias enggan menjawab tegas.

"Saya dipanggil ke atas. (Tujuannya) enggak tahu. Saya disuruh datang. Belum ada (kabar tentang pengangkatan dirinya jadi Dirut Inalum). Dibilang ke atas saja," kata Orias di Kementerian BUMN, Senin (25/11).

Usai menyapa wartawan, dia langsung masuk ke lift. RUPS Inalum sendiri diagendakan yang pertama di Kementerian BUMN hari ini. Setelah itu dilanjutkan Pertamina dan PLN.

Beberapa Komisaris Inalum terlihat tiba di Kementerian BUMN. Salah satunya Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelum menjabat sebagai Wadirut Freeport Indonesia, Orias pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Inalum. Sebelum masuk BUMN pertambangan, dia pernah menjabat sebagai Dirut Pelindo III.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA