Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Tiga Nagari Terendam Banjir di Solok Selatan

Kamis 21 Nov 2019 10:35 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Salah satu rumah yang terbenam lumpur akibat banjir bandang (ilustrasi)

Salah satu rumah yang terbenam lumpur akibat banjir bandang (ilustrasi)

Foto: Antara/Basri Marzuki
Belum ada laporan korban jiwa, tetapi banjir sudah masuk ke dalam rumah warga.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG ARO -- Tiga Nagari di dua kecamatan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat terendam banjir akibat hujan deras yang melanda daerah itu sejak Rabu sore (20/11) yang mengakibatkan sungai anak Batang Lolo dan Batang Suliti meluap. "Tim kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan berapa rumah yang terendam dan membantu korban," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Inroni Muharamsyah di Padang Aro, Kamis (21/11).

Dia mengatakan, informasi awal di lapangan ada tiga daerah yang terendam banjir yaitu Nagari Pakan Rabaa Tangah dan Pakan Rabaa di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh yang diakibatkan luapan anak sungai Batang Lolo.serta Nagari Pasar Muaralabuh tepatnya di Kampuang Tarandam akibat luapan sungai Batang Suliti. "Air sudah memasuki rumah warga dan di Pakan Rabaa Tangah air sudah sampai ke jalan Nasional," ujarnya.

Hingga saat ini, katanya, belum ada laporan korban jiwa, tetapi air sudah masuk ke dalam rumah warga. "Kalau ada korban yang butuh dievakuasi maka tim reaksi cepat BPBD akan membantu," katanya.

Baca Juga

Seorang warga Kampung Tarandam Afriadi mengatakan, air yang masuk ke rumah warga mencapai 30 hingga 50 centimeter. "Kami masih bertahan di rumah masing-masing karena biasanya air akan langsung surut kalau curah hujan berkurang," katanya. Kampung Tarandam merupakan salah satu kawasan langganan banjir di Solok Selatan akibat luapan sungai Batang Suliti.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA