Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Jaksa Agung: Jaksa Nakal tak Bisa Dibina, Saya Binasakan

Sabtu 16 Nov 2019 04:10 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Jaksa Agung ST Burhanuddin

Jaksa Agung ST Burhanuddin

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Jokowi minta polisi dan jaksa yang lakukan pemerasan di daerah dipecat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKSA AGUNG -- Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan Kejaksaan Agung tidak segan-segan untuk menindak tegas para jaksa yang melakukan pemerasan. Ia akan 'membinasakan' jaksa nakal yang tak bisa dibina.

"Kalau ada jaksa nakal, saya akan bina. Kalau tidak bisa dibina, saya akan binasakan. Saya akan tindak setegas-tegasnya kalau ada yang nakal," kata Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (15/11).

Hal itu menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo terkait adanya para jaksa yang menyalahgunakan wewenang di daerah-daerah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta para oknum polisi dan jaksa yang kerap melakukan pemerasan terhadap pelaku usaha di daerah, agar dipecat.

Jokowi mengatakan tugas polisi dan jaksa adalah untuk menegakkan hukum dan mendukung agenda strategis bangsa.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11)

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA