Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Pelanggan Industri Komersial PGN Area Medan Bertambah 14

Ahad 08 Sep 2019 10:04 WIB

Red: Gita Amanda

Gas bumi PGN kian diminati industri.

Gas bumi PGN kian diminati industri.

Foto: PGN
PGN optimistis jumlah pelanggan industri komersial akan terus mengalami peningkatan.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pelanggan industri komersial PT Perusahaan Gas Negara (PGN) area Medan tahun 2019 bertambah sebanyak 14 usaha. PGN optimistis jumlah pelanggan industri komersial akan terus mengalami peningkatan.

"Ada penambahan 14 pelanggan dan calon pelanggan di segmen industri komersial. PGN masih optimistis pelanggan bisa nambah lagi hingga akhir tahun," ujar Sales Area Head Medan PGN, Saeful Hadi di Medan, Sabtu.

Dewasa ini pelanggan industri komersial PGN area Medan sudah mencapai 133 perusahaan. Adapun total jumlah pelanggan gas PGN area Medan mencapai 23.860 usaha.Jumlah itu termasuk pelanggan rumah tangga 23.333 dan pelanggan kecil 394 usaha."Manajemen terus berupaya menambah pelanggan baru karena masih melihat potensi besar khususnya di usaha industri komersial," ujar Saeful.

Apalagi, ketersediaan gas untuk di wilayah area Medan masih mencukupi dan bisa bertambah lagi.Untuk pasokan gas, katanya, rata rata tersedia di atas 15 BBTUD dari kebutuhan saat ini yang rata rata sekitar 13 BBTUD. "Masih ada ketersediaan gas sehingga bisa melayani pelanggan baru," ujar Saeful.

Manajemen PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memberikan kemudahan kepada masyarakat pengguna jaringan gas di Sumatera Utara (Sumut) dengan dapat mencicil pembayaran rekening gas rumah tangganya."PGN memang menagih pembayaran tarif gas pada Juli 2019 dengan perhitungan sejak dipakai konsumen," ujar Sales Area Head Medan PGN Saeful Hadi di Medan, Jumat.

Pelanggan mencicil pembayaran dengan perhitungan sejak bulan pemakaian bersamaan dengan pembayaran gas di bulan Juli. Adapun untuk pembayaran bulan berikutnya juga diberlakukan sama yakni rekenng Agustus ditambah bayar cicilan pemakaian gas dari pertama kali.

Saeful mengakui, PGN baru mencetak tagihan rekening pelanggan jargas pada Juli karena beberapa faktor termasuk menunggu penetapan harga gas dari pemerintah.PGN khawatir menetapkan tarif lebih awal karena belum ada penetapan dari pemerintah.Tarif gas untuk R1 sebesar Rp 4.250 dan R 2 sebesar Rp 6.250."Program pembayaran cicilan untuk mempermudah pelanggan," katanya.

Program pembayaran cicilan sudah dan terus disosialisasikan ke pelanggan jargas. "Tagihan ke pelanggan adalah hasil akumulasi dari pemakaian gas dari pertama kali dan dibayar secara cicil," ujar Saeful.Saeful menyebutkan, jargas Medan dan Deliserdang yang tersambung 11.216 SR (sambungan rumah tangga). Adapun yang sudah bisa menikmati gas sebanyak 5.174 SR dan sisanya dalam tahap konversi, menghidupkan gas di kompor.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA