Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Mood Sedang tak Baik? Coba Lahap Makanan Ini

Selasa 12 Nov 2019 18:14 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nora Azizah

Bosan (ilustrasi).

Bosan (ilustrasi).

Foto: businesscomputingworld.co.uk
Beberapa makanan terbukti bisa meningkatkan 'mood', dan memiliki rasa enak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nutrisi dalam makanan kita memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Tetapi apakah benar makanan tertentu bisa mempengaruhi mood?

Makanan seperti roti putih, margarin, daging merah, daging olahan, dan makanan yang digoreng dapat berkontribusi terhadap peradangan jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat tinggi. Namun, makanan tertentu telah terbukti bisa meningkatkan mood. Ditambah lagi, rasanya memang enak.

Berikut beberapa makanan yang bisa meningkatkan mood, dilansir melalui Spoon University, Selasa (12/11).

Salmon
Nutrisi utama dalam salmon adalah asam lemak omega-3, yang tidak diproduksi tubuh kita secara alami. Omega-3 adalah bagian dari selaput yang mengelilingi sel dan terutama yang ada di otak.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Hibbeln dari Institut Nasional Penyalahgunaan Alkohol dan Alkoholisme, ada hubungan yang signifikan antara negara-negara yang mengonsumsi ikan dalam jumlah besar dan tingkat depresi yang rendah.

Buah beri
Buah beri kaya akan flavonoid yang membantu mengatur suasana hati dan meningkatkan daya ingat, selain mengurangi peradangan. Antosianin, yang membuat beri warna-warna cerah seperti itu, bekerja dengan senyawa lain untuk memblokir enzim yang menyebabkan hubungan pendek antara sel-sel otak.

Sebagai tambahan, buah beri adalah makanan yang tepat mengandung vitamin c yang meningkatkan penyerapan nutrisi lain ke dalam tubuh Anda.

Baca Juga

Cokelat Hitam
Kakao dalam cokelat mengandung flavanol yang membantu melemaskan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Cokelat dapat menurunkan tekanan darah tinggi dari ujian tengah semester mendatang. Studi lain menunjukkan adanya hubungan antara makan kakao dan pengurangan risiko penyakit jantung dan peradangan.

Harvard merekomendasikan 1-2 kotak kecil dalam porsi dan cokelat hitam 70 persen, atau lebih tinggi untuk mendapatkan flavanol terbanyak.

photo
Cokelat batang (Ilustrasi)
 

Sayuran hijau
Sayuran hijau gelap seperti bayam dan kangkung adalah beberapa sumber zat besi terbaik, karena menyediakan oksigen ke sel-sel dan menciptakan lebih banyak energi. Sayuran hijau gelap juga kaya magnesium yang berdampak positif terhadap kadar serotonin dan meningkatkan suasana hati Anda.  Kekurangan magnesium telah dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan kecemasan.

Almond
Anda tahu mengapa bagian luar almond lebih gelap daripada bagian dalamnya?  Itu karena antioksidan. Sebagai sumber antioksidan, almond membantu melindungi dari stres oksidatif atau ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan. Ini dapat merusak molekul dalam sel Anda dan meningkatkan peradangan.

Almond juga memiliki Vitamin E yang membangun selaput sel dalam tubuh Anda dan melindungi sel Anda dari kerusakan oksidatif. Tinggi magnesium, almond membantu menurunkan kadar tekanan darah.

Teh Hijau
Teh hijau kaya akan polifenol yang mengurangi peradangan di otak.  Catechins, antioksidan, membantu mencegah kerusakan sel di antara manfaat lainnya. Kafein dalam teh hijau menghambat neurotransmitter penghambat yang disebut Adenosine, ini meningkatkan pembakaran neuron dan akumulasi neurotransmiter seperti dopamin.

Juga, penelitian telah membuktikan bahwa kafein secara konsisten mengarah pada peningkatan suasana hati. Teh hijau juga memiliki I-theanine yang memiliki efek anti-kecemasan dan meningkatkan dopamin juga.

Kopi
Kopi mengandung polifenol dan senyawa antiinflamasi lainnya yang melindungi terhadap peradangan.  Kafein dalam kopi, seperti teh hijau, dapat meningkatkan fokus mental dan kewaspadaan, melindungi dari diabetes tipe-2, dan mengurangi risiko depresi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA