Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Berjalan Bantu Tingkatkan Kualitas Tidur

Rabu 06 Nov 2019 15:21 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nora Azizah

Tidur (Ilustrasi)

Tidur (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Berjalan sekitar 1,6 kilometer per hari bisa membantu kualitas tidur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan hasil penelitian, olahraga yang baik bisa membuat tubuh sehat. Namun nyatanya, penelitian terbaru dalam jurnal Sleep Health edisi Oktober lalu menyatakan, dengan hanya berjalan lebih dari satu mil atau sekitar 1,6 kilometer per hari, bisa membantu kualitas tidur menjadi lebih baik.

Dilansir melalui apartmenttheraphy.com, Rabu (6/11), dalam penelitian yang dilakukan sejak 2015 hingga 2016 itu, para peneliti menguji 59 orang dewasa, di mana mereka melaporkan waktu tidurnya yang rata-rata tujuh jam. Dalam prosesnya semua peserta diberi Fitbit dan diberitahu untuk memantau jumlah langkah mereka.

Akan tetapi, hanya setengah dari kelompok tersebut yang diminta berjalan 2.000 langkah tambahan (sekitar satu mil) per hari dari biasanya. Sedangkan setengah lainnya, tidak menerima instruksi khusus tentang tingkat aktivitas mereka. Lebih lanjut, semua peserta juga ditanyai pertanyaan harian tentang kualitas dan kuantitas tidur mereka.

Di akhir penelitian, para peneliti melihat bahwa dengan berjalan satu mil ekstra per hari, ada dampak positif terhadap kualitas tidur peserta. Hasil ini nyatanya juga lebih signifikan di antara para peserta wanita, yang berarti berjalan satu mil lebih per hari, tampaknya lebih menguntungkan kualitas tidur wanita daripada pria.

Namun demikian, kelompok uji memang lebih condong pada perempuan (72 persen). Sehingga ada kemungkinan, bahwa penelitian ini hanya memberikan informasi pada peneliti terkait kualitas yang lebih baik tentang wanita saat itu daripada tentang pria.

Para peneliti mengklaim, dalam studi tersebut aktivitas fisik dapat menghasilkan tidur yang lebih baik. Meskipun, secara khusus mereka lebih tertarik pada hasil dari berjalan, apakah hanya aktivitas itu berdampak rendah, atau mungkin memiliki efek positif yang nyata.

Lebih lanjut, para peneliti juga mengakui, memang tidak semua orang siap untuk menjalankan atau melakukan CrossFit (program olahraga yang menyeluruh). Dalam penelitian tersebut, memang tidak ada jawaban mengapa berjalan dapat meningkatkan kualitas tidur.

Namun, Psychology Today memiliki beberapa teori, diantaranya adalah, olahraga merupakan cara untuk mengurangi stres, selain itu, berjalan di luar ruangan dan di bawah sinar matahari  juga diketahui dapat memperkuat ritme sirkadian. Bahkan, dengan hanya berjalan bersama teman, disebutkan dapat meningkatkan kualitas perasaan menjadi lebih baik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA