Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

M Nasir Apresiasi Upaya IPB Tangkal Radikalisme

Selasa 05 Nov 2019 10:37 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Andi Nur Aminah

Mantan Menristekdikti Mohammad Nasir

Mantan Menristekdikti Mohammad Nasir

Foto: Gumanti Awaliyah/Republika
Upaya IPB menangkal radikalisme dan intoleransi harus didukung semua pihak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir mengapresiasi upaya Institut Pertanian Bogor (IPB) menangkal paham radikalisme dan intoleransi. Upaya IPB menangkal radikalisme dan intoleransi harus didukung semua pihak.

"Mencegah, memberantas, masuknya paham radikalisme di kampus manapun harus terus dilakukan. Perlu penegakan hukum," kata mantan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir kepada Republika.co.id, Selasa (5/11).

Baca Juga

Menurut dia, pemecatan staf pegawai IPB yang memang telah dinyatakan bersalah dan terbukti terpapar paham radikalisme maupun intoleransi itu sudah berdasarkan putusan pengadilan. Nasir menyebutkan, petinggi IPB harus terus mengutamakan pemetaan rekam jejak jajaran pegawainya, termasuk dosen. Jangan sampai paham radikalisme dan intoleransi makin luas penyebarannya di IPB maupun kampus lainnya.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga pernah menyampaikan bahwa ada tujuh perguruan tinggi negeri yang telah terpapar radikalisme dan intoleransi. Salah satunya yakni IPB.

Menyikapi pernyataan BNPT tersebut, Rektor IPB Arif Satria telah secara langsung meminta klarifikasi alasan temuan. Arif Satria mengungkapkan, IPB adalah kampus yang menolak radikalisme dan selalu siap bersinergi menanggulanginya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA