Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Orang Wafat Ada di Alam Barzakh, Samakah dengan Alam Kubur?

Jumat 01 Nov 2019 05:00 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Peziarah berdoa di makam keluarganya saat ziarah kubur di TPU Sirnaraga, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (3/5).

Peziarah berdoa di makam keluarganya saat ziarah kubur di TPU Sirnaraga, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (3/5).

Foto: Abdan Syakura
Alam barzakh adalah alam pemisah antara dunia dan akhirat.

REPUBLIKA.CO.ID, Kata barzakh berarti pemisah antara dua hal (QS ar-Rahman [55]: 20). Mujahid men jelas kan, alam barzakh itu adalah alam yang me misahkan antara dunia dan akhirat atau alam antara sesudah mati dan hari kebangkitan (tafsir Ibnu katsir dan at-Thabari). Al-Ashfahany menjelaskan, alam barzakh adalah alam pemisah antara manusia dan kesempatan mencapai derajat yang tinggi di akhirat.

Hal ini seperti difirmankan surah al-Mukminun ayat 11, “… Dan di hadapan mereka ada din ding (barzakh) sampai hari mereka dibang kitkan.” Karena itu, Rasulullah mengajarkan kaum Muslimin untuk selalu berdoa supaya dijauhkan dari azab kubur atau di alam barzakh.

Baca Juga

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah pernah mengajarkan doa ini (secara teliti dan fokus) persis sebagaimana beliau mengajarkan satu surah dari surah-surah Alquran, “Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari azab neraka Jahanam, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masiih ad-Dajjaal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian.” (HR Bukhari dan Muslim, ini lafaz Muslim).

Rasulullah juga bersabda, “Sesungguhnya umat ini akan diuji dikuburnya. Andai kalian tidak saling menguburkan, niscaya aku akan berdoa kepada Allah agar memperdengarkan azab kubur pada kalian seperti yang aku dengar.” Setelah itu, beliau menghadapkan wajah ke arah kami, lalu bersabda, “Berlindunglah diri kepada Allah dari azab neraka.” Mereka ber kata, “Kami berlindung diri kepada Allah da ri azab neraka.” Beliau bersabda, “Berlindung lah diri kepada Allah dari azab kubur.”

Mereka berkata, “Kami berlindung diri kepada Allah dari azab kubur.” Beliau bersabda, “Ber lindunglah diri kepada Allah dari fitnah-fitnah yang tampak dan yang tersembunyi.” Mereka berkata, “Kami berlindung diri kepada Allah dari fitnah-fitnah yang tampak dan yang ter sembunyi.” Beliau bersabda, “Berlindunglah diri kepada Allah dari fitnahnya Dajjal.” Mereka berkata, “Kami berlindung diri kepada Allah dari fitnahnya Dajjal.” (HR Muslim).

Berdasarkan ayat dan hadis Nabi di atas, kita dapat menyimpulkan, setelah mati, manusia memasuki alam yang memisahkannya de ngan alam dunia ini sehingga ia tidak bisa kembali lagi ke atas dunia, tapi belum masuk ke alam akhirat karena kiamat belum datang. Di alam inilah orang yang telah meninggal menunggu datangnya kiamat

Alam ini dinamakan barzakh atau bisa juga disebut alam kubur. Alam ini gaib yang tidak diketahui apa dan bagaimana kehidupan di dalamnya kecuali yang diberitakan oleh Allah dan Rasul-Nya. 

Di alam ini, manusia diberi nikmat jika dia beriman dan beramal saleh, sebaliknya jika dia adalah orang kafir atau banyak berbuat dosa, akan mendapatkan azab kubur 

 

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA