Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Menhub Minta Asosiasi Penerbangan Dukung Bali Baru

Kamis 31 Oct 2019 10:52 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Menhub Budi Karya Sumadi bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Menhub Budi Karya Sumadi bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Pemerintah menetapkan lima destinasi wisata Bali Baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mendukung pembentukan lima Bali baru. Budi mengatakan hal tersebut sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pengembangan lima Bali baru yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo.

“Setelah Kemenhub melakukan banyak kegiatan di Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo kita inginginkan partisipasi INACA melihat sisi yang harus dilakukan di situ,” kata Budi saat menghadiri Rapat Umum Anggota Tahunan INACA 2019 di Hotel Boobudur, Kamis (31/10).

Baca Juga

Dia menjelaskan partisipasi para maskapai diperlukan untuk mendukung sektor pariwisata menjadi nomor satu di Indonesia. Sebab, menurut Budi di Raja Ampat banyak tempat potensial namun masih kurang perhatian.

“Kami meminta tempat potensial itu menjadi amanat yang juga menjadi tujuan dari INACA. Begitu juga tempatnya di pinggiran di Papua atau di NTT,” ujar Budi.

Budi memastikan Kemenhub selaku regulator akan akan memberikan dukungan. Dia mengakui dalam dunia penerbangan banyak regulasi dan tekanan mulai dari harga avtur dan sewa pesawat yang mahal.

“Kita akan membantu untuk mencari jalan keluar agar dunia aviasi tetap berjalan dengan baik. Karena dunia aviasi menyatukan Indonesia menjangkau titik terluar dan menjadi amanah kita semua,” jelas Budi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA