Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Svastiari Studio, Angin Segar Pencinta Busana Ready to Wear

Rabu 30 Oct 2019 15:53 WIB

Rep: Umi Soliha/ Red: Nora Azizah

Koleksi busana terbaru dari Fashion Director Ajeng Dewi Swastiari

Koleksi busana terbaru dari Fashion Director Ajeng Dewi Swastiari

Foto: Republika/Umi Soliha
Svastiari Studio merupakan label perdana dari Ajeng Dewi Swastiari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nama Ajeng Dewi Swastiari sudah tak asing lagi di dunia fesyen tanah air. Belasan tahun berkiprah untuk industri mode, Ajeng sebelumnya memang terkenal sebagai fashion stylist dari beberapa selebriti papan atas tanah air.

Namun kini, Ajeng lebih banyak berkontribusi dalam sebuah peragaan busana. Ajeng merupakan fashion director yang bekerja di balik layar panggung peragaan busana para desainer ternama.

Menjelang akhir tahun, Ajeng mantap merilis busana besutannya sendiri bernama Svastiari Studio. Cukup mengejutkan memang, karena brand ini lahir setelah Ajeng berkarir selama 15 tahun di industri mode tanah air.

Peluncuran Svastiari Studio juga tergolong berbeda. Nama besarnya tak membuat Ajeng ingin berkarya sendirian. Celebrity Stylist dari Titi DJ dan Dian Sastro ini justru merangkul anak muda untuk berkolaborasi.

Ajeng menggandeng tujuh seniman muda, di antaranya Darbotz, Ykha Almelz dan Angki Purbandono. Alasan Ajeng bekerja bersama generasi muda cukuplah sederhana. Bagi Ajeng, ia memilih seniman muda berbakat agar bisa meregenerasi industri kreatif fesyen hingga seni di tanah air.

"Kenapa seniman yang saya ajak kolaborsi dan lintas generasi karena saya ingin menunjukkan jika dibidang apapun tidak ada senioritas, seniman yang besar berawal dari yang seniman baru seperti mereka ini," ujar Ajeng dalam acara peluncuran Svastiari Studio di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dari tangan para seniman ini, mereka menghasilkan corak yang khas bernama Sovran. Corak Sovran yang dilahirkan dari tangan senimanini terinspirasi dari rancangan geometris sebagai penghargaan untuk presisi desain.

Paduannya mengombinasikan warna monokrom yang tak lekang dengan waktu. Hitam dan putih mendominasi, sekaligus menjadi representasi busana sehari-hari dari seorang Ajeng Dewi Swastiari.

Koleksi Svastiari Studio merupakan kumpulan leisure wear yang terlihat segar. Svastiari Studio menyediakan pakaian siap pakai dalam bentuk luaran, atasan, dan bawahan. Sedikit sentuhan aksesori, seperti scarf, kian melengkapi serangkaian koleksi.

Tak hanya itu, Svastiari Studio juga dikemas dengan konsep berbeda. Label ini mengawinkan antara elemen seni dan teknologi. Hal ini diharapkan Ajeng bisa sebagai pionir mendukung pelakung fesyen berinovasi dalam melakukan presentasi busana.

"Ini bisa jadi satu standar baru dalam melakukan teknik presentasi fesyen," kata Ajeng.

Keberadaan Svastiari Studio tentu menjadi angin segar bagi para pencinta mode, khususnya busana ready to wear. Koleksi Svastiari Studio rencananya bisa didapatkan pencinta mode pada November mendatang.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA