Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

LPBINU Kediri dan BPBD Distribusikan Air Bersih untuk Warga

Selasa 29 Oct 2019 23:43 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Air Bersih (ilustrasi)

Air Bersih (ilustrasi)

Air bersih sangat diperlukan warga di tengah musim kemarau.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI— Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nadhlatul Ulama (LPBINU) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kediri, serta PDAM Kota Kediri, Jawa Timur, mengirimkan air bersih untuk warga di Kelurahan Pojok, Kediri, untuk kebutuhan sehari-hari warga.

Baca Juga

"Kami kirimkan air untuk warga di RT 22, 23 RW 05, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kediri ini. Karena kemarau panjang telah menyebabkan sumber air tanah menipis hampir kering," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kediri Adi Sutrisno di Kediri, Selasa (29/10).

Pihaknya mengatakan, warga memang kesulitan air bersih karena kemarau panjang yang terjadi saat ini. Saat ini masyarakat juga banyak yang terlibat membantu untuk mengirimkan air bersih kepada warga.

Rencananya, kegiatan pengiriman air bersih tersebut akan dilakukan setiap hari sambil menunggu jadwal pasti dari para relawan PRB Pojok dan mobil tangki milik PDAM Kota Kediri. Hal itu disebabkan, karena tangki air milik PDAM Kota Kediri tidak setiap hari ada di kantor.

Adi mengatakan, pihaknya berencana mengajukan pinjaman mobil tangki air tersebut ke BPBD Provinsi Jawa Timur agar jadwal distribusi bisa setiap hari.

Dari informasi yang diterima BMKG, kata dia, bahwa di Jatim memasuki awal penghujan secara umum pada November 2019. Pada masa peralihan dari kemarau ke penghujan ini yaitu pada Oktober hingga November 2019.

Warga, kata Adhi diharapkan mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat secara tiba-tiba, angin kencang sesaat yang berasal dari awan Cumulonimbus baik itu puting beliung ataupun downburst serta adanya peningkatan intensitas sambaran petir yang berasal dari awan tersebut.

  

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA