Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Pilihan Makanan Penganut Fast 800 Diet

Selasa 29 Oct 2019 08:52 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Indira Rezkisari

Zukini

Zukini

Foto: flickr
Hasil dari metode fast 800 diet biasanya terlihat dalam beberapa bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi Anda yang memilih metode fast 800-diet, ada beberapa pilihan cemilan yang bisa dikonsumsi untuk menyukseskan program penurunan berat badan dan kesehatan secara keseluruhan.

Pada dasarnya fast 800-diet menganut pola makanan yang memiliki karbohidrat lebih rendah. Lalu makanan yang lebih tinggi lemak dan dikemas dengan nutrisi penting dan protein, serta serat untuk meningkatkan kadar gula darah.

Makanan tersebut di antaranya:

Zukini
Irisan zukini sangat sehat dan membuat makan malam Anda seperti vegetarian yang sempurna. Bisa juga dikonsumsi untuk tambahan makan siang.

Telur rebus dengan jamur dan bayam
Makanan-makanan ini mengandung jumlah zat besi dan protein yang optimal. Anda perlu merebus telur dan memasaknya di atas api sedang, kemudian tambahkan bayam sesuai kebutuhan, dan aduk bersamaan dengan jamur, serta campurkan mentega untuk menambah rasa. Lengkap dengan sedikit garam laut dan lada hitam agar semakin menggugah selera.

Kacang pedas
Campur kacang dengan irisan tomat dan tambahkan paprika, jintan dan ketumbar secukupnya sebagai bumbu, sambil digoreng dengan lembut. Jika Anda menyukai rasa sedikit asam, tambahkan tomat, kemudian bumbui dengan garam, serta merica. Masak selama 15 hingga 20 menit.

Fast 800-diet dirancang oleh Michael Mosley. Biasanya, hasil dari metode diet ini akan terlihat dalam beberapa bulan, dengan fakta beberapa orang bisa menurunkan lebih dari enam kilogram.

Mosley mengakui selama mencoba fast 800-diet, tingkat energinya terasa lebih rendah dalam dua pekan awal. Karena itu, ia merekomendasikan agar orang-orang yang memilih metode ini untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena tak semua mungkin cocok untuk melakukannya, dilansir dari Indian Express.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA