Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

PDAM Tirta Asasta Kirim Air Bersih ke Pelanggan

Senin 28 Oct 2019 15:15 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah

Petugas PDAM memeriksa kadar air di sebuah instalasi

Petugas PDAM memeriksa kadar air di sebuah instalasi

Foto: Antara
Langkah pengiriman air ini karena PDA Tirta Asasta mengalami kerusakan instalasi.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Hujan lebat cukup lama yang turun  di Kota Depok, Ahad (27/10) menyebabkan meluapnya air Kali Ciliwung. Hal tersebut membawa ribuan sampah serta lumpur yang menimbulkan kerusakan Intake Sumber Air Baku. Kondisi ini berdampak pada kiriman air bersih PDAM terganggu.

PDAM Tirta Asasta Kota Depok mengambil langkah cepat dengan memasok air bersih ke sejumlah pelanggan di Kota Depok. "Banyak material sampah tersangkut di pompa Intake yang berdampak Pompa Sumber Air Baku tidak bisa berfungsi secara maksimal. Jadi, walaupun sudah menggunakan screen (kawat penyaring), tapi masih banyak sampah yang lolos, berupa sampah plastik, dedaunan dan ranting kecil, ada kandungan lumpur yang terbawa banjir pun terlampau tinggi," ujar Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Diyah Pitaloka, Senin (28/10).

Menurut Imas, hujan yang mengguyur, beberapa jam hujan di Bogor dan Kota Depok, Ahad (27/10) menyebabkan air Kali Ciliwung meluap. Pasokan air bersih PDAM Tirta Asasta Depok, 90 persen bahan baku sumber airnya dari Kali Ciliwung. "Terkena imbas dari meluapnya Kali Ciliwung tersebut. Pasokan air bersih jadi tersendat. Kami berinisiatif memasok air bersih ke para pelanggan dengan menggunakan truk-truk tangki air bersih," tuturnya.

Baca Juga

Dia menambahkan, sekitar 40 ribu pelanggan air bersih PDAM di Kota Depok terganggu pengalirannya. Estimasi untuk pengaliran kembali normal belum bisa dipastikan. "Kami kerahkan empat unit mobil truk tangki air bersih kesejumlah pelanggan. Kami menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan pengaliran ini," ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA