Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Seto: PSS Sleman Bertekad Menyulitkan Bhayangkara FC

Kamis 03 Oct 2019 21:22 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Bayu Hermawan

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro

Foto: dok. Media Persija Jakarta
Meski dalam kondisi 'pincang', PSS Sleman siap memberikan kesulitan pada Bhayangkara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengakui Bhayangkara FC berada dalam tren positif sejak ditangani oleh Paul Munster. Namun, ia menegaskan skuatnya siap memberikan kesulitan dalam petandungan pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (4/10) sore besok.

Seto tak mau terlalu berambisi untuk meraih kemenangan. Sebab selain lawannya dalam tren positif dibawah asuhan pelatih baru, Bhayangkara FC juga sudah diperkuat dengan beberapa pemain baru yang berkualitas, seperti mantan pemain Persija Jakarta Bruno Matos, dan gelandang enerjik Kalteng Putra Hedipo Gustavo.

Baca Juga

Sementara skuat PSS Sleman justru dalam kondisi pincang. Seto mengatakan ada beberapa pemain pilar yang terpaksa absen pada laga tersebut dengan berbagai alasan. Pemain tersebut antara lain, sang playmaker Brian Ferreira karena menjalani hukuman akumulasi kartu.

Kemudian ada Haris Tuharea dan Ricky Kambuaya yang harus absen karena masih cedera. Sementara tiga pemain lainnya harus kembali ke Timnas Indonesia U-23, yakni bek kiri Samuel Christianson, gelandang serang Sidik Saimima, dan pemain sayap Irkham Zahrul Mila untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Indra Sjafri.

Selain itu, Seto mengungkapkan dari 18 pemain yang dibawa ke Jakarta tidak semuanya dalam kondisi 100 persen. Di tambah, saat melakukan uji coba lapangan Seto mengaku mendapat beberapa kendala, seperti laju bola yang berat karena rumput terlalu tinggi dan kondisi cuaca yang menyebabkan pemain sulit bernafas. Seto mengungkapkan pemain asing PSS, Guilherme Batata bahkan sampai membutuhkan bantuan oksigen.

"Ada beberapa pemain yang mengeluh sedikit terganggu pernafasannya. Saya kurang tahu juga, mungkin maaf di Jakarta polusinya lebih tinggi mungkin. Juga jarak antara pertandingan sebelumnya juga tidak terlalu lama, jadi kami hanya menjaga kebugaran dan recovery pemain, hanya itu saja, tidak ada sesuatu yang khusus," kata Seto dalam konferensi pers jelang laga, Kamis (3/10).

Seto menilai di bawah asuhan Paul Munster, Bhayangkara memang memiliki sedikit perubahan meski tidak signifikan. Namun, menurutnya Paul memiliki filosofi permainan yang berbeda. Hal itu, kata dia, memberikan perubahan yang cukup bagus kepada tim secara kolektivitas. Seto menilai Paul berani memberikan formasi yang berbeda, terlebih dengan komposisi pemain yang dimiliki Bhayangkara saat ini.

"Tapi apapun itu, akan kita antisipasi bagaimana Bhayangkara bermain di home," ucapnya.

Mengenai pemain lawan, Seto memastikan tidak ada pemain tertentu yang mendapatkan penjagaan khusus. Namun, dia memberikan perhatian khusus pada Anderson Salles yang menurutnya menjadi spesialis tendangan bebas Bhayangkara. Seto mengatakan, akan menginstryksikan pemainnya untuk tidak melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti.

"Saya pikir Bhayangkara memiliki kualitas pemain yang merata, materi pemainnya cukup bagus dari lini belakang sampai lini depan, kalau saya mewaspadai satu orang nanti yang lainnya lepas," katanya.

Senada dengan itu, pemain belakang PSS Bagus Nirwanto mengakui Bhayangkara memang bukan tim rendahan. Menurutnya tim berjuluk the Guardian itu pantas mendapatkan perlawanan penuh dari PSS Sleman. Bagus mengatakan rekan-rekannya siap untuk pertandingan melawan Bhayangkara. Jika tidak bisa mendapatkan poin penuh, kata dia, setidaknya PSS bisa mencuri satu poin.

"Saya akan berusaha curi poin penuh atau satu," kata Bagus dalam konferensi pers jelang laga di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).

Daftar pemain PSS Sleman ke Jakarta:

Kiper: Try Hamdani Goentara, Ega Rizky Pramana.

Belakang: Ichwan Ciptady Muhammad, Ardan, Jajang Sukmara, Asyraq Gufran Rachmadhan, Alfonso De La Cruz Calero, Muhammad Bagus Nirwanto, Derry Rachman.

Tengah: Jefri Kurniawan, Arsyad Yusgiantoro, Guilherme Fellipe De Castro, Wahyu Sukarta, Dave Mustaine, Rangga Muslim, Ocvian Chanigio.

Depan: Kushedya Hari Yudo, Yevhen Bokhasvilli

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA