Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Studi: Kombinasi Obat Mampu Memperpanjang Kehidupan

Selasa 01 Oct 2019 09:28 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Nora Azizah

Ilustrasi - Lansia.

Ilustrasi - Lansia.

Foto: millenniumpost.in
Para ilmuwan bukan ingin mengelabui kematian, tapi membantu hidup sehat di hari tua.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Para ilmuwan di London melakukan penelitian dengan memberi lalat buah kombinasi tiga obat. Ternyata tiga obat tersebut dapat memperpanjang hidup lalat buah.

Para peneliti mengatakan tujuan mereka bukan untuk menemukan rahasia kehidupan abadi. Tetapi untuk mencari tahu mekanisme proses penuaan agar menemukan cara untuk membantu orang tetap sehat lebih lama.

“Kami tidak mencoba mengelabui kematian, tetapi membantu orang menjadi sehat dan bebas penyakit di tahun-tahun terakhir mereka,” kata profesor di Institute of Healthy Aging and the Max Planck Instute University College London, Linda Partridge, seperti yang dilansir dari Reuters, Selasa (1/10).

Tiga obat tersebut adalah penstabil suasana hati yang disebut lithium, pengobatan kanker yang disebut trametinib, dan regulator kekebalan yang disebut rapamycin. Kombinasi obat itu menargetkan proses seluler yang berbeda dan memiliki dampak sangat luar biasa pada rentang hidup lalat.

“Karena ketiga obat itu semua sudah digunakan sebagai perawatan medis, mereka diketahui aman untuk digunakan pada orang. Kami telah menemukan pengobatan kombinasi obat, mungkin (ini) cara yang efektif memperlambat proses penuaan,” ujar Jorge Castillo-Quan, yang ikut memimpin penelitian.

Patridge mengatakan temuan ini menambah bukti berkembang yakni polipills. Pollipills adalah pil menggabungkan dosis rendah beberapa obat yang suatu hari dapat membantu mencegah penyakit yang berkaitan dengan usia.

“Ini mungkin bisa  dilakukan dengan menggabungkan obat yang kami selidiki dengan obat lain yang menjanjikan, tetapi perjalanan (penelitian) masih panjang,” ujarnya.

Penelitian ini menambah penelitian sebelumnya yang menemukan pemberian  lithium, trametinib, dan rapamycin secara terpisah dapat memperpanjang umur lalat buah. Bukti itu juga telah didukung oleh penelitian lebih lanjut pada tikus dan cacing.

Tim Castillo-Quan memberikan lalat buah dosis tiga obat secara terpisah dan dalam kombinasi. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences.

Masing-masing obat secara individual memperpanjang masa hidup dengan rata-rata 11 persen. Kemudian memasangkan dua obat memperpanjang masa hidup sekitar 30 persen. Tetapi ketika ketiganya dikombinasikan lalat buah hidup 48 persen lebih lama dari lalat yang tidak mendapatkan perawatan.

Para peneliti mengatakan, mereka berencana melakukan lebih banyak penelitian untuk mencoba menguraikan dengan tepat bagaimana obat bekerja dalam kombinasi satu sama lain. Mereka berharap untuk beralih ke percobaan pada hewan yang lebih kompleks, seperti tikus, untuk mengukur efek pada seluruh tubuh sebelum akhirnya berlanjut ke percobaan manusia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA