Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Kericuhan Kembali Terjadi di Dekat Halte Semanggi

Senin 30 Sep 2019 19:43 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andi Nur Aminah

Seorang pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah polisi saat kericuhan dalam unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, dekat kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Seorang pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah polisi saat kericuhan dalam unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, dekat kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Polisi mulai menembakkan gas air mata di sekitar wilayah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa yang diduga terdiri atas pelajar mulai berlarian dari arah gedung DPR RI menuju ke Jalan Gatot Subroto, arah Cawang, Senin (30/9) malam. Berdasarkan pantauan Republika.co.id, sekitar pukul 19.16 WIB, massa tampak berhamburan di dekat Halte Semanggi. Polisi mulai menembakkan gas air mata di sekitar wilayah tersebut.

Asap pekat pun menyelimuti Simpang Susun Semanggi. Pukul 19.17 WIB, mulai terlihat asap yang berwarna keunguan diduga dari tembakan red flare. Namun, belum diketahui siapa yang menembakkan red flare tersebut.

Sejumlah pemuda pun diamankan dan digiring oleh aparat kepolisian. Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang yang diduga terdiri atas pelajar mulai melempari petugas kepolisian dengan batu berukuran sedang dan besar di Jalan Gatot Subroto. Tepatnya depan Gerbang Tol Semanggi 1, Senin (30/9).

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, massa mulai melempari batu dan petasan pada pukul 18.08 WIB. Petugas pun langsung menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa.

Para petugas pun membentuk barikade dilengkapi dengan atribut lengkap, seperti tameng dan tongkat kayu untuk memukul mundur massa. Sementara itu, ruas tol dalam kota Cawang-Grogol arah Slipi telah ditutup petugas.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA