Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Direktur Milan Masih Percaya pada Kemampuan Giampaolo

Jumat 27 Sep 2019 14:47 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Paolo Maldini

Paolo Maldini

Foto: EPA-EFE/Simone Venezia
Maldini menilai kiprah Giampaolo pada awal musim ini tak jauh beda dengan Sacchi.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kiprah Marco Giampaolo sebagai pelatih AC Milan langsung mendapatkan sorotan tajam pasca-dua kekalahanan beruntun yang dialami I Rossoneri. Setelah dibekuk Inter Milan, 0-2, di laga Derby della Madoninna, akhir pekan lalu, Milan kembali menelan kekalahan kala ditumbangkan Torino, 1-2, tengah pekan ini.

Dari lima laga yang telah dilakoni di pentas Serie A Italia musim ini, Milan menelan dua kemenangan dan tiga kekalahan, termasuk kegagalan memetik poin penuh di dua laga terakhir. Hanya bisa memetik enam poin dari lima laga, Milan pun terpuruk di peringkat ke-11 klasemen sementara Serie A.

Desakan buat Giampaolo untuk meletakkan jabatan sebagai pelatih Milan pun mulai mengemuka. Bahkan, pasca-kekalahan dari Torino, #GiampaoloOut sempat menempati 10 besar trending topic di sejumlah platform media sosial. Padahal, eks pelatih Sampdoria itu didatangkan pada awal musim ini untuk bisa mengangkat performa I Rossoneri.

Kendati begitu, Direktur Teknik AC Milan, Paolo Maldini, menegaskan, manajemen klub masih memiliki kepercayaan kepada Giampaolo untuk bisa membawa Milan bangkit. ''Kami memiliki pelatih yang bisa memberikan gaya permainan yang baru buat tim ini. Kami juga tahu, hal itu membutuhkan waktu. Jadi, kami masih mendukung dia sebagai pelatih,'' ujar Maldini seperti dikutip Football Italia, Jumat (27/9).

Mantan bek tengah Milan itu bahkan menilai, kiprah Giampaolo pada awal musim ini tidak jauh berbeda saat salah satu pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi, mengawali kiprah di Milan. Pada awal dekade 1990-an, Sacchi dianggap sebagai sosok kunci dalam keberhasilan Milan meraih dua titel Liga Champions dan menjadikan I Rossoneri sebagai salah satu klub terbaik di dunia.

''Saya ingat, dulu saat Sacchi pertama kali melatih Milan, kami juga menghadapi masalah yang sama. Dia memiliki ide yang benar-benar berbeda dan sempat mengalami kesulitan mendapatkan hasil maksimal di beberapa laga awal. Namun, begitu kami mendapatkan kemenangan, semua kesuksesan bergulir begitu saja,'' jelas Maldini.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA