Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Demi Moore Sempat Terobsesi Berolahraga karena Peran Film

Rabu 25 Sep 2019 08:40 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda

Demi Moore

Demi Moore

Foto: EPA
Obsesi Demi Moore terhadap olahraga bermula saat berperan di A Few Good Men.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Aktris Demi Moore mengungkapkan bagaimana tekanan Hollywood membuatnya terobsesi dengan olahraga dan tidak makan secara teratur. Hal ini terungkap dalam memoar terbarunya, Inside Out.

Menurut perempuan berusia 56 tahun itu, obsesinya dimulai ketika dia berlatih untuk peran pengacara angkatan laut dalam film A Few Good Men. Peran itu ia ambil tak lama setelah melahirkan putrinya, Scout.

Moore merasa tidak bisa berhenti berolahraga karena peran tersebut.

"Tugas saya adalah memastikan saya muat dalam seragam militer yang saya kenakan dalam dua bulan dalam A Few Good Men,” ujar Moore, seperti yang dilansir dari Independent, Rabu (25/9).

“Menjadi bugar untuk film itu kemudian meluncurkan obsesi berolahraga yang saya habiskan selama lima tahun setelahnya. Saya tidak pernah berani menyerah,” katanya.

Dokternya mengatakan, Moore tidak menghasilkan cukup lemak dalam ASI untuk putrinya. Meski begitu, Moore mendapati dirinya tidak dapat berhenti berolahraga dan meningkatkan usahanya sambil mempersiapkan film berikutnya, Indecent Proposal.

Yang bisa Moore pikirkan hanyalah tubuhnya. Ia melakukannya karena harus tampil lagi di hadapan publik. Pemain Forsaken itu melakukan rutinitas latihan yang sudah terlalu banyak.

Moore memotong konsumsi karbohidrat, berlari, bersepeda, dan terus latihan menggunakan mesin olahraga. Dalam buku itu, aktris ini juga menjelaskan bagaimana kebiasaan itu kembali saat ia mengambil setiap peran film, sampai pada akhirnya Moore telah mencapai batasnya.

Itu terjadi saat ia mengambil peran untuk film GI Jane. Menurut Moore, ia menambah berat badan demi peran tersebut. Namun, ia tidak mulai kelaparan lagi atau berkomitmen kembali pada rutinitas olahraga ketat.

Moore sadar bahwa tubuhnya hanya perlu ukuran alami. Selain memasukkan pandangan positif ke dalam doa hariannya, Moore mengungkapkan ia juga sepenuhnya melepaskan olahraga ketat tersebut.

“Saya tidak pernah kembali ke gym di rumah,” ujarnya. Ruangan gym tersebut akhirnya diubah menjadi kantornya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA