Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Iran Konfirmasi Tahan Tiga Warga Australia

Selasa 17 Sep 2019 18:34 WIB

Rep: Lintar Satria / Red: Nur Aini

Bendera Australia.

Bendera Australia.

Foto: abc
Salah satu warga Australia yang ditahan Iran dituduh melakukan spionase.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pihak berwenang Iran sudah mengonfirmasi penahanan tiga orang warga Australia. Salah satu di antaranya dituduh melakukan spionase untuk negara ketiga.

Dilansir dari ABC Net, penahanan tiga warga Australia tersebut dilaporkan kantor berita semi-resmi Fars, pada Selasa (17/9). Laporan itu menjadi informasi pertama dari Iran tentang penahanan tiga orang Australia tersebut.

Pejabat peradilan Iran mengatakan dua orang blogger Australia ditahan ketika mengambil gambar area militer. Warga Australia ketiga yang mungkin Kylie Moore-Gilbert ditahan atas tuduhan spionase untuk negara ketiga.

Baca Juga

ABC melaporkan Dr Moore-Gilbert ditahan setengah tahun yang lalu. Setelah ia mengunjungi kota Qom, yang terletak sekitar dua jam dari Teheran. Ia tidak memiliki izin dan visa yang tepat untuk mengunjungi wilayah tersebut.

Sebelumnya dilaporkan ia sudah divonis dan mendapat hukuman 10 tahun penjara. Tapi juru bicara peradilan Iran mengatakan 'pengadilan akan memutuskan apakah orang-orang ini bersalah atau tidak'.

Moore-Gilbert mengajar Kajian Islam di University of Melbourne. Salah satu kepakarannya adalah Bahrain, di Teluk Persia.

Blogger perjalanan Jolie King dan Mark Firkin ditangkap di luar Teheran. Mereka ditahan karena menerbangkan drone di dekat fasilitas militer. ABC melaporkan kabarnya kedua orang itu sudah ditahan selama 10 pekan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA