Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

PSMS Antisipasi Kebangkitan Blitar Bandung United

Selasa 17 Sep 2019 01:01 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra (kiri) dan pemain PSMS Medan Syaiful Ramadhan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (16/9).

Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra (kiri) dan pemain PSMS Medan Syaiful Ramadhan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (16/9).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
PSMS tak meremehkan Blitar Bandung United yang berada di zona degradasi Liga 2.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PSMS Medan mengawali tur Jawa dengan menghadapi Blitar Bandung United di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (17/9). Dalam lawatannya ini, PSMS menargetkan mencuri poin.

Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra menyatakan, target tersebut untuk mengamankan posisi tim di papan atas klasemen. Saat ini, PSMS berada di posisi lima klasemen sementara wilayah barat Liga 2 dengan raihan 27 poin.

"Saya pikir bukan hal yang mudah untuk mencuri poin di sini. Kami harus kerja keras untuk fokus di tiap menitnya," kata Jafri di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (16/9).

Saat ini, Blitar Bandung United berada di zona degradasi. Namun hal tersebut tidak menjadikan PSMS meremehkan tim satelit Persib tersebut.

Jafri mengakui harus bisa mengantisipasi kebangkitan Blitar Bandung United. Apalagi posisi klasemen sangat ketat baik di papan atas maupun papan bawah klasemen.

"Bagaimanapun coach Budiman adalah pelatih yang bagus dalam meracik strategi. Untuk itu kami harus mempersiapkan dengan sungguh-sungguh pertandingan nanti," kata Jafri.

Ini merupakan kali kedua debut untuk Jafri Sastra maupun pelatih Blitar Bandung United, Budiman. Keduanya hanya memiliki waktu satu pekan untuk adaptasi dengan timnya.

Jafri mengaku tidak menemukan perbedaan antara melatih tim Liga 1 dan Liga 2. Menurutnya, Liga 2 yang diisi oleh pemain lokal memiliki tantangan tersendiri. Apalagi, PSMS punya target lolos ke delapan besar.

"Saya harus menghadapi tujuh pertandingan dan kalau ditargetkan oleh manajemen untuk lolos ke delapan besar tentu bagaimana kami bisa meraih poin di setiap pertandingan. Saya optimistis (dapat lolos babak 8 besar)," jelas Jafri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA