Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

ITI Banten akan Dijadikan Perguruan Tinggi Negeri

Ahad 15 Sep 2019 21:39 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Elba Damhuri

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyinggung ITI akan dijadikan PTN.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyinggung ITI akan dijadikan PTN.

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Ini amanah mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie agar ITI dijadikan PTN.

REPUBLIKA.CO.ID, -- TANGERANG SELATAN — Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan akan menjadikan Institut Teknogi Indonesia (ITI) sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Hal itu sesuai dengan amanah yang diterima dari mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie semasa hidupnya.

“Sebelum Pak Habibie meninggal, saya sudah bicara ke Pak Presiden Joko Widodo, Banten memerlukan sebuah institut apalagi di era 4.0 ini. Maka institut yang tepat dan lokasinya tepat yang berdiri di tanah negara namanya Institut Teknologi Indonesia (ITI),” kata Airlangga saat mengisi kuliah umum di ITI, Setu, Tangerang Selatan, Jumat (13/9).

Menurut Airlangga, ada beberapa persyaratan untuk perubahan status dari swasta menjadi PTN. Ia meminta kerja sama agar proses ini lancar.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menambahkan sesuai dengan pesan yang disampaikan Habibie kepada dirinya, bersama dengan Menteri Perindustrian dan Keluarga Besar ITI, akan berusaha memperjuangkan ITI menjadi institut negeri di Banten. “Semuanya sedang dalam kajian, dan penyelesaian legalnya, jika sudah akan dibahas bersama-sama,” kata Airin.

Rektor ITI, Isnuwardianto, menyatakan dalam mendukung era 4.0 dengan usia yang ke-35 ini, berharap ITI dapat memberikan sumbangsih, peran dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Juga, perlu bersama-sama merealisasikan tekad ini menjadi sebuah kenyataan

“Mudah-mudahan apa yang kita inginkan bersama ini dapat terwujud dengan cepat. Menjadikan ITI sebagai institut negeri di Banten,” ungkap Rektor ITI.

ITI merupakan perguruan tinggi milik swasta yang dibentuk oleh Persatuan Insinyur Indonesia, melalui Yayasan Pengembangan Teknologi Indonesia (YPTI). YPTI ini dipimpin oleh BJ Habibie selaku ketua dewan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA