Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Pesantren AFKN Gelar Pendidikan Kebangsaan

Senin 09 Sep 2019 21:42 WIB

Red: Agung Sasongko

Ada ribuan santri AFKN mengikuti Mukhayyam Alquran 10 Juz. Mereka dibimbing guna menjadi hafiz Alquran dan Imam masjid.

Ada ribuan santri AFKN mengikuti Mukhayyam Alquran 10 Juz. Mereka dibimbing guna menjadi hafiz Alquran dan Imam masjid.

Foto: ROL/Agung Sasongko
Pendidikan Kebangsaan dihadiri Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesantren al-Fatih Kaffah Nusantara (AFKN) menggelar pendidikan kebangsaan bagi para santri. Sudah menjadi tradisi, para santri AFKN ini mendapatkan pendidikan kebangsaan dari TNI-POlri sebagai bagian dari kurikulum pesantren.

"AFKN Yes, Narkoba no, NKRI harga mati," demikian bunyi yel-yel para santri saat mengikuti pendidikan kebangsaan yang dihadiri Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Chandra Sukma Kumara, Senin (9/9).

photo
Santri AFKN menggelar upacara Kemerdekaan Republika Indonesia di Pesantren AFKN, Bekasi, Jawa Barat (17/8).
Chandra mengawali pendidikan kebangsaan dengan memastikan keamanan dan kenyamanan santri Nuu Waar yang berasal dari Papua dan Papua Barat belajar. Alhamdulillah, saya berkomunikasi dengan kiai (Ustaz Fadhlan Gharamatan-Red) bahwa anak-anak santri di sini membaur dengan lingan sekitar dan masyarakat menerima para santri," kata dia.

Bagi santri, kehadiran TNI-Polri dalam memberikan wawasan kebangsaan merupakan hal yang rutin. Setiap tiga bulan sekali, TNI-Polri berkunjung ke pesantren memberikan materi kebangsaan dalam bentuk kuliah umum ataupun pelatihan. Para santri juga diajak ke markas TNI-Polri guna melihat secara langsung bagaimana TNI dan Polri bertugas menjaga keutuhan NKRI.

photo
alumni AFKN kembali ke kampung halaman untuk membahagiakan keluarga.
"Teman-teman TNI-Polri selalu memberikan wawasan dan pendidikan kebangsaan dalam berbagai bentuk semisal pelatihan disiplin. Pada akhirnya anak-anak ini akan memahami jati dirinya sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia," ungkap Ustaz Fadhlan Gharamatan.

Ustaz Fadhlan pun optimistis, pendidkan kebangsaan yang diberikan TNI-Polri akan membentuk karakter sekaligus menjadi modal bagi para santri untuk nantinya memberikan sumbangsih bagi pembangunan daerahnya masing-masing dan Indonesia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA