Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Doa Bersama Timnas Malaysia tak Hanya Saat Lawan Indonesia

Kamis 05 Sep 2019 00:46 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe (kedua kanan) dan kiper Malaysia Mohd Farizal Marlias usai konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (4/9).

Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe (kedua kanan) dan kiper Malaysia Mohd Farizal Marlias usai konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (4/9).

Foto: Republika/Ijal Rosikhul Ilmi
Malaysia akan menghadapi Indonesia pada laga Grup G Piala Dunia 2022 Zona Asia, Kamis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional Malaysia Tan Cheng Hoe menegaskan bahwa doa bersama yang dilakukan skuatnya dengan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sebelum ke Jakarta, tidak hanya dilakukan saat akan melawan Indonesia. Dia mengatakan, itu juga dilakukan dalam kesempatan  lain.

"Presiden FAM peduli dengan tim ini. Jadi dia menginisiasi kegiatan doa agar kami diberikan hasil terbaik," ujar Tan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/9).

Timnas Malaysia akan menghadapi Indonesia pada laga Grup G Piala Dunia 2022 Zona Asia, Kamis (5/9). Duel akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, mulai pukul 19.30 WIB. Sebelum terbang ke Jakarta pada Senin (2/9), timnas Malaysia menggelar doa bersama dengan Presiden FAM Dato Haji Hamidin Haji Mohd Amin.

Baca Juga

Kapten timnas Malaysia Mohd Farizal Marlias juga menyanggah kegiatan doa dilakukan cuma ketika Malaysia berhadapan dengan Indonesia.

Menurut Farizal, sebagai umat beragama, sudah seharusnya mendekatkan diri kepada Tuhan saat akan bertanding.

"Mendekatkan diri kepada Tuhan dengan tawakal dan berdoa agar apa yang kami lakukan tidak sia-sia," tutur dia.

Dikutip dari laman resmi FAM, di sela doa bersama tersebut, Presiden FAM Dato Haji Hamidin Haji Mohd Amin menyatakan keyakinannya bahwa Malaysia akan menaklukkan Indonesia. Dia menyandarkan prediksinya dari hasil-hasil di SEA Games dan Piala AFF yang dianggapnya berpihak ke Malaysia.

"Rekor kita agak baik. Jadi tidak mustahil untuk mengalahkan Indonesia. Mari kita berdoa kepada Tuhan untuk kejayaan tim nasional di Jakarta agar perjalanan kita semua dimudahkan," kata Hamidin.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA