Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Pesona Istana Topkapi

Selasa 03 Sep 2019 13:43 WIB

Red: Agung Sasongko

Istana Topkapi Istanbul, Turki.

Istana Topkapi Istanbul, Turki.

Foto: minutetravelguide.com
Istana Topkapi terakhir digunakan sebagai istana kerajaan adalah tahun 1839.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kekuasaan kerajaan Islam di masa lalu memang sangat luar biasa. Ada beberapa kerajaan Islam yang mampu menguasai negara-negara yang kini menjadi kekuatan utama dunia. Salah satu kerajaan itu adalah Kesultanan Turki Usmani di Turki.

Kerajaan tersebut terletak di Konstantinopel. Daerah yang didirikan pada 657 sebelum masehi itu dulunya bernama Bizantium dan menjadi ibukota kekaisaran Yunani Kuno. Kekaisaran tersebut berhasil ditundukkan Turki Usmani pada 1453 M.

Sejak menguasai Bizantium, kekuasaan Turki Usmani sudah meluas ke Anatolia dan Semenanjung Balkan. Kemudian, oleh Sultan Mahmud II, Konstantinopel diganti namanya menjadi Istanbul. Kota Islam itu kemudian dikembangkan menjadi kota pelayaran. Hingga kini, potensi pelayaran di Istanbul masih terjaga dengan baik.

photo
Istana Topkapi tampak dari udara.
Salah satu peninggalan Kesultanan Turki Usmani yang hingga kini masih terawat sangat baik adalah Istana Topkapi. Istana ini  mampu membuat kota Istanbul terkenal ke seantero dunia. Keindahan dan keanggunan arsitekturnya menjadikan Istana Topkapi sangat disukai para turis mancanegara. Selain Topkapi, banguunan lain yang hingga kini menjadi ciri khas Istanbul, adalah Museum Aya Sofia dan Masjid Biru.

Istana Topkapi terakhir digunakan sebagai istana kerajaan adalah tahun 1839. Saat itu, hanya Sultan Mahmud II yang masih setia menggunakan Topkapi sebagai tempat tinggal sultan. Setelah Sultan Mahmud wafat, penerusnya kebanyakan lebih memilih tinggal di istana yang bangunannya bergaya Eropa, seperti Istana Dolmabahce dan Ciragan, di tepi Selat Bosphorus.

photo
Supermoon tampak di belakang bangunan Istana Topkapi di Istanbul, Turki, Ahad (23/6). (AP/Gero Breloer)
Jadi museum

Istana Topkapi kini dijadikan sebagai museum, dan tempat pertunjukan opera tiap ada Festival Internasional Istanbul. Keindahan Topkapi memang luar biasa. Di sekeliling istana terdapat empat taman yang rindang dan asri.

Juga ada bangunan pelengkap seperti dapur, pavilion, ruang pertemuan, barak militer dan harem. Bangunan yang disebut terakhir, adalah tempat tinggal isteri, selir dan ibu para sultan. Fisik bangunannya lebih menyerupai apartemen di masa sekarang.

photo
Istana Topkapi, Turki.
Istana Topkapi sudah berdiri selama hampir empat abad di lahan seluas antara 592.600-700.000 m2. Setelah sempat terlantar karena para sultan memilih tinggal di istana Bosphorus, Topkapi kemudian mulai dilirik kembali. Renovasi besar-besaran pun dilakukan pemerintah pada 1923 untuk mengubahnya jadi museum.

Bagi kamu yang tertarik mengunjungi Istana Topkapi, ada banyak hal yang bisa dilihat. Tentu saja, selain pemandangan fisik bangunan yang luar biasa, juga sisa-sisa kejayaan Turki Usmani yang masih tersimpan dengan baik. Perjalanan kamu di istana akan dimulai dari air mancur peninggalan Sultan Amet III yang dibuat pada abad ke-18 dengan memakai gaya baroque.

photo
Istana Topkapi
Setelah itu, kamu akan dibawa masuk ke gerbang kerajaan atau gerbang para sultan. Gerbang itu dibuat pada 1478 dan saat ini sudah dilapisi marmer buatan dari abad ke-19. Gerbang tersebut berfungsi sebagai pintu masuk ke halaman pertama dari lima halaman besar yang ada di istana. Yang istimewa, empat halaman diantaranya berada di dalam ruangan dan satu berada diluar dan menghadap ke laut lepas.

Istana Topkapi juga dilengkapi dengan bangunan khusus yang berfungsi sebagai ruangan penyimpanan barang-barang berharga para sultan, seperti berbagai perhiasan dari emas, zamrud, ruby (batu merah delima) dan jade (batu berwarna lumut). Ada juga berbagai peralatan rumah tangga seperti perlengkapan makan minum yang terbuat dari emas. n

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA