Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Djanur Paham Kondisi Barito Putera

Kamis 29 Aug 2019 13:20 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Djadjang Nurdjaman

Djadjang Nurdjaman

Foto: REPUBLIKA/Hartifiany Praisra
Djanur akan bersama Barito Putera hingga akhir musim dengan opsi tambahan satu tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Barito Putera resmi menggaet Djadjang Nurdjaman untuk memimpin tim. Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, menggantikan Jacksen F Tiago.

Djanur akan bersama Barito Putera hingga akhir musim dengan opsi tambahan satu tahun. Pelatih asal Majalengka ini akan memimpin pada laga Barito Putera kontra Semen Padang, Ahad (1/9) mendatang.

"Saya sudah mulai melatih. Kami akan memulai taktik baru untuk hadapi Semen Padang," kata Djanur ketika dihubungi, Rabu (28/8).

Djanur memang tidak asing dengan Barito Putera. Dengan asisten pelatih, Yunan Helmi, keduanya mendapat lisensi AFC Pro bersama.

Djanur mengakui mulai merombak sejumlah pemainnya. "Kami hanya mempertahankan Rafael Silva, sisanya meninggalkan klub," kata dia.

Namun Djanur belum memaparkan siapa yang akan mengganti posisi Artur Jesus dan Lucas Silva. Tapi Djanur sudah memiliki nama untuk kuota pemain asing asal Asia. "Untuk penggantinya kami baru dapat Kosuke Yamazaki. Dua lainnya masih tahap negosiasi," kata dia.

Kosuke Yamazaki memang bukan nama asing bagi sepak bola nasional. Dia pernah membela Persela Lamongan pada 2017 lalu.

Djanur menyebut punya alasan kuat mengapa kembali mendatangkan Kosuke ke Indonesia. "Kemarin dia masih bersama Yangon United (klub Myanmar) dan jadi kapten. Artinya masih jadi pemain penting untuk posisi cukup sentral," katanya.

Djanur mengaku berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi Barito Putera. Meskipun, saat ini posisi Barito Putera di klasemen sedang terpuruk, Djanur enggan membandingkannya dengan tim sebelumnya, Persebaya.

Musim lalu, Persebaya mendatangkan Djanur ketika posisinya sama-sama terpuruk. Sayangnya, Persebaya memecat Djanur ketika posisi Persebaya tidak terlalu buruk. "Ya jangan sampai (nasib serupa terjadi), anggap saja yang lama sebagai pembelajaran," kata dia menjelaskan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA