Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

Kewajiban Tawaf Wada dan Konsekuensi Meninggalkannya

Kamis 15 Aug 2019 10:31 WIB

Rep: Syahruddin El Fikri/ Red: Nashih Nashrullah

Jamaah haji kembali memadati Masjidil Haram, Rabu (14/8). Seusai pelaksanaan jumrah dan kembalinya jamaah terakhir usai nafas tsani, aktivitas jamaah akan terpusat kembali di Masjiil Haram. Ratusan ribu hingga jutaan jamaah akan melaksanakan ibadah tawaf,  baik tawaf ifadah maupun tawaf wada di rumah Allah ini sebelum kembali ke kampung halamannya.

Jamaah haji kembali memadati Masjidil Haram, Rabu (14/8). Seusai pelaksanaan jumrah dan kembalinya jamaah terakhir usai nafas tsani, aktivitas jamaah akan terpusat kembali di Masjiil Haram. Ratusan ribu hingga jutaan jamaah akan melaksanakan ibadah tawaf, baik tawaf ifadah maupun tawaf wada di rumah Allah ini sebelum kembali ke kampung halamannya.

Foto: Republika/Syahruddin El-Fikri
Kewajiban tawaf wada berlaku untuk jamaah di luar Makkah.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH— Seluruh jamaah sudah melaksanakan prosesi haji. Mulai dari tawaf qudum, umrah (tawaf,  dan tahalul), serta puncak haji di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina, hingga melaksanakan tawaf ifadhah.

Satu hal yang akan dilaksanakan adalah tawaf wada atau tawaf perpisahan untuk meninggalkan Kota Suci Makkah. 

Baca Juga

"Seluruh jamaah

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA