Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

233 Hewan Kurban di Bantul Mengidap Cacing Hati

Senin 12 Aug 2019 00:20 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Hewan kurban (ilustrasi).

Hewan kurban (ilustrasi).

Foto: Antara/M Luthfi Rahman
Hingga Ahad (11/8) sore tercatat 233 hewan kurban di Bantul mengidap cacing hati

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul mencatat rtusan  hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah di daerah itu mengidap cacing hati atau fasciola hepatica. Dinas mencatat ada 233 hewan kurban yang mengidap cacing hati.

"Temuan itu yang terdata sampai dengan pukul 17.00 WIB," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul Joko Waluyo saat dihubungi di Bantul, Ahad (11/8) malam.

Baca Juga

Sebanyak 233 hewan kurban yang ditemukan cacing pada hati itu terdiri sapi sebanyak 161 ekor, domba 37 ekor, dan kambing 25 ekor. Menurutnya data tersebut masih sementara karena masih ada pemotongan hewan kurban pada Senin (12/8).

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah sapi yang sudah dipotong pada hari pertama Lebaran Haji 2019 ini mencapai 5.912 ekor, domba 8.088 ekor, dan kambing 4.923 ekor. Hewan-hewan kurban itu tersebar di 1.976 titik pemotongan.

"Itu masih sementara, karena besok (Senin) masih ada pemotongan hewan kurban. Pemotongan hari ini baru sekitar 90 persen," katanya.

Menurut dia, temuan cacing hati pada hati hewan memang didapati setelah ada pemotongan hewan. Bahkan dia menyebutkan cacing hati juga ditemukan pada hewan kurban yang dipotong pada tahun lalu.

"Di hari H paling-paling biasanya temukan kita cacing hati, namun nggak masalah (daging) tetap bisa dikonsumsi. Cuma hatinya yang kena cacing nanti harus dipotong dan dikubur atau dibakar. Kalau hati yang tidak kena tidak masalah," katanya.

Pada pelaksanaan Idul Adha 1440 Hijriyah, pihaknya menerjunkan 183 petugas pemantau hewan kurban. Mereka terdiri atas 100 orang mahasiswa Kedokteran UGM semester akhir dan 83 orang dari dinas dari dokter di 10 Puskeswan se-Bantul.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA