Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

China Khawatir Jika Ketegangan di Kashmir Meningkat

Sabtu 10 Aug 2019 17:42 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Tentara paramiliter India berjaga di jalanan yang sepi saat jam malam di Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, Kamis (8/8).

Tentara paramiliter India berjaga di jalanan yang sepi saat jam malam di Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, Kamis (8/8).

Foto: AP Photo/Dar Yasin
Pakistan yakin China akan membela keadilan terkait persoalan Kashmir

REPUBLIKA.CO.ID, KARACHI -- Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengaku khawatir jika ketegangan yang terjadi di Jammu dan Kashmir meningkat. Hal ini disampaikan Wang saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmud Qureshi, Jumat (9/8) waktu setempat, untuk membahas keputusan India mencabut status khusus Khasmir.

Wang menyatakan Pakistan dan India adalah tetangga ramah China dan merupakan negara yang berada dalam tahap pembangunan. Beijing meminta kedua negara untuk melanjutkan pembangunan dan perdamaian nasional mereka di Asia Selatan.

Wang Yi menuturkan China akan terus mendukung sekutu lamanya Pakistan dalam menjaga hak dan kepentingannya yang sah dan menegakkan keadilan bagi Pakistan di panggung internasional. Wang Yi juga akan terus memajukan kemitraan strategis antara Pakistan-China.

"Masalah Kashmir adalah perselisihan yang tersisa dari sejarah kolonial. Harus diselesaikan dengan baik dan damai berdasarkan Piagam PBB, resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan, dan perjanjian bilateral. Tindakan sepihak yang akan memperumit situasi tidak boleh diambil," katannya dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu (10/8).

"(Dan) menyelesaikan persoalan sejarah dengan semestinya, menyingkirkan pola pikir zero-sum, menghindari tindakan sepihak, dan mencari jalan baru menuju hidup berdampingan secara damai, kata pernyataan itu," tutur dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi meyakini China akan membela keadilan terkait persoalan Kashmir.  "China akan membela keadilan dalam persoalan Kashmir. Dan Pakistan akan terus mendukung posisi China dalam masalah-masalah yang menyangkut kepentingan inti China," kata dia.

Dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Qureshi memaparkan kepada pihak China tentang pengamatan, posisi dan langkah-langkah Pakistan dalam menanggapi perkembangan situasi terakhir di Kashmir.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA