Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Cerita PLN Alirkan Listrik ke Desa Perbatasan

Jumat 09 Aug 2019 01:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Sejumlah pekerja PT PLN (Persero) melakukan perawatan jaringan listrik di Kota Kupang, NTT, Kamis (8/8/2019).

Sejumlah pekerja PT PLN (Persero) melakukan perawatan jaringan listrik di Kota Kupang, NTT, Kamis (8/8/2019).

Foto: Antara/Kornelis Kaha
Desa Krayan, perbatasan Indonesia dan Malaysia sudah menikmati listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PLN terus berupaya menghadirkan listrik bagi masyarakat Indonesia. PLN juga menerangi perbatasan Indonesia - Malaysia, tepatnya di Desa Krayan. Disebut Unit Layanan Desa (ULD) Krayan, yang merupakan unit pelayanan di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Bukan sebuah hal yang mudah untuk mencapai Krayan. Berjarak 280 KM dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Induknya, ULP Nunukan, Krayan dapat ditempuh dengan penerbangan perintis dari Bandara Tanjung Selor, Bandara Malinau dan Bandara Tarakan. Jalur udara merupakan satu-satunya cara yang paling efektif untuk menuju Krayan.

Perjalanan darat hanya bisa di tembus melalui Malinau dengan medan sangat berat dan perjalanan selama 7x24 jam. Medan perjalanan yang cukup berat dan segala macam rintangan telah dilewati Tim PLN sampai pada akhirnya PLN berhasil melistriki 2 desa di Krayan Selatan, yaitu desa Long Layu dan Pa’Upan.

Perjalanan dari Krayan Induk menuju Krayan Selatan demi misi melistriki dua desa tersebut dilanjutkan dengan perjalanan darat menembus pegunungan dengan medan yang berat (belum beraspal) selama 3 (tiga) jam. Karena cukup terjal dan berkelok, hanya kendaraan double gardan yang bisa menembusnya.

Dari desa Long Layu menuju desa Pa’Upan memerlukan waktu 2 (dua) jam dengan jarak hanya 9 KM dari desa Long Layu. Tim PLN membangun baru tiang listrik yang terbuat dari kayu, menarik jaringan Tegangan Rendah (TR) serta memasang kWh meter sebanyak 389 kWh meter.

Berjalan dengan sistem isolated, sistem kelistrikan di Desa Long Layu dan Pa’Upan Krayan Selatan memiliki daya mampu 50 KW. Pelanggan di desa Long Layu dan Pa’Upan adalah 100% listrik prabayar dengan jumlah 389 pelanggan.

Melistriki pada salah satu daerah terluar Indonesia memang merupakan tantangan yang tak mudah, namun semangat Tim PLN untuk menerangi perbatasan khususnya Kecamatan Krayan tak pernah padam. Kini PLN berhasil mengalirkan listrik kepada 332 pelanggan, Krayan 100 persen berlistrik.

Senyum bahagia warga Krayan Selatan karena rumah mereka telah terlistriki menghapus semua rasa lelah Tim PLN yang terus berjuang untuk melistriki Nusantara.

Perjuangan dan semangat Tim PLN untuk melistriki hingga ke pelosok negeri tidak berhenti disitu. Salah satunya saat ini di Kalimantan Utara, pembangunan jaringan listrik tengah dilakukan di Desa Long Midang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan.

Long Midang sendiri dapat ditempuh 7 km dari Krayan Induk dengan waktu tempuh 50 menit. Karena berbatasan langsung dengan Malaysia, di desa ini terdapat Pos Lintas Batas Negara (PLBN).


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA