Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Khofifah tak Ikut Campur Penggeledahan KPK di Kadishub Jatim

Kamis 08 Aug 2019 05:53 WIB

Red: Ratna Puspita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
KPK melakukan penggeledahan di kantor dan rumah pribadi kadishub Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan tidak mau ikut campur terhadap penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Rabu (7/8) malam, KPK melakukan penggeledahan di kantor dan rumah pribadi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Fattah Jasin.

"Kasus yang sedang diselidiki itu tahun 2018 sebelum saya menjabat sebagai gubernur. Jangan tanya saya kalau tahun 2018," katanya saat dicegat wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu malam.

Baca Juga

Mantan Menteri Sosial itu memasrahkan proses penyelidikan kepada KPK. "Kita beri kesempatan proses hukum berjalan," ucap Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu tanpa bersedia berkomentar panjang lebar lagi.

Diperoleh informasi, petugas KPK melakukan penggeledahan di kantor dan rumah pribadi Kepala Dinas Perhubungan Fattah Jasin di Surabaya sejak sore. Pantauan di rumah pribadi Fattah Jasin di Nginden Surabaya tadi malam, petugas KPK dengan dikawal petugas kepolisian terlihat keluar sekitar pukul 21.00 WIB sambil membawa sejumlah tas yang diduga barang bukti kasus korupsi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta menginformasikan penggeledahan tersebut terkait dengan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, tahun anggaran 2018. Selain menggeledah kantor dan rumah pribadi Fattah Jasin, malam ini petugas KPK di Surabaya juga melakukan penggeledahan di rumah mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Sukardi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA