Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Tuai Kontroversi, Kimono Kim Kardashian Mulai Rombak Label

Selasa 30 Jul 2019 14:20 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Christiyaningsih

Kim Kardashian

Kim Kardashian

Foto: AP
Kim Kardashian mulai merombak merek Kimono karena menuai protes sejumlah kalangan

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Kim Kardashian West telah mengumumkan perubahan nama merek busana miliknya. Dia mengubah jenama yang semula bertajuk Kimono karena mendapat protes kultural dari sejumlah pihak.

Hingga kini, Kim belum mempublikasikan nama pengganti merek yang dia gagas. Namun, dia membagikan proses pelabelan ulang dari produknya lewat video unggahan di Instagram dan Twitter akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan sudah ada sekitar dua juta pakaian yang dilabeli dengan merek Kimono. Akibat perubahan yang ada, tentunya Kim harus merombak semuanya. Perempuan 38 tahun itu memperlihatkan prosesnya.

Ada empat opsi untuk menutupi logo awal yang dipertimbangkan Kim. Bintang acara Keeping Up with the Kardashians itu menolak opsi pertama berupa label berbentuk persegi berwarna hitam karena terlalu besar.

Opsi kedua untuk mencabut label Kimono juga ditolaknya karena membuat busana terlihat berantakan. Pilihan ketiga yang menyerupai tambalan juga kurang disukai Kim, hingga sampailah ia pada pilihan terakhir.

Kim akhirnya setuju menutupi label dengan bidang persegi panjang dengan ukuran tidak terlalu besar. Dia tidak ingin ada pihak yang tersinggung atau merasa tidak setuju jika dia memakai istilah busana tradisional Jepang itu.

"Aku hanya ingin kalian melihat sedikit kemajuan dan tahu bahwa aku bekerja keras untuk mencari cara mengganti label sekaligus tidak memboroskan sumber daya," ujar ibu empat anak tersebut dalam videonya.

Penggantian jenama sudah disampaikan Kim awal bulan ini. Ketika semula mengumumkan nama lini busana Kimono, dia mengatakan tidak bermaksud menyinggung siapapun dan melakukannya dengan niat baik serta ide yang terbersit dalam benak.

Kim menyampaikan, dia ingin merek dan produknya dibangun dengan inklusivitas dan keanekaragaman. Setelah pemikiran dan pertimbangan yang lebih cermat, dia berjanji akan mengabarkan nama baru lini busananya.

"Saya ingin selalu mendengarkan, belajar, dan berkembang. Saya sangat menghargai semangat dan beragam perspektif yang disampaikan banyak orang kepada saya," ungkapnya, seperti dikutip dari laman People.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA