Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Korban Meninggal Penembakan di Kalifornia 4 Orang

Senin 29 Jul 2019 14:41 WIB

Red: Ani Nursalikah

Polisi membantu pengunjung dari Christmas Hill Park menyusul penembakan di festival bawang putih Gilroy Garlic Festival di Gilroy, Kalifornia, Ahad (28/7).

Polisi membantu pengunjung dari Christmas Hill Park menyusul penembakan di festival bawang putih Gilroy Garlic Festival di Gilroy, Kalifornia, Ahad (28/7).

Foto: AP Photo/Noah Berger
Korban meninggal termasuk seorang pria bersenjata.

REPUBLIKA.CO.ID, SACRAMENTO -- Kepala polisi Gilroy, Kalifornia, Scott Smithee dalam konferensi pers, Ahad malam (28/7) mengatakan empat orang meninggal di sebuah penembakan di festival makanan Kalifornia. Korban meninggal termasuk seorang pria bersenjata.

Sebanyak 15 lainnya terluka, termasuk beberapa yang menderita luka tembak, meskipun jumlah tembakan itu belum jelas. Penembakan terjadi pada hari terakhir Festival Bawang Putih Gilroy, acara tahunan tiga hari di selatan San Jose.

Video yang diunggaj di media sosial menunjukkan orang-orang di acara tersebut berlari untuk berlindung ketika tembakan terdengar. "Petugas berada di daerah itu, dan menangkap tersangka dalam waktu kurang dari satu menit. Tersangka ditembak dan meninggal," kata Smithee, dilansir di Channel News Asia, Senin (29/7).

Seorang anggota dewan kota mengatakan kepada media sebelumnya seorang tersangka telah ditahan. "Mereka tidak tahu apakah ada lebih banyak penembak, jadi mereka harus memperlakukannya sebagai situasi aktif," ujar anggota dewan Dion Bracco kepada The New York Times.

Smithee mengatakan sangat menyedihkan dan mengecewakan masyarakat harus menderita dari tragedi seperti ini. Pria bersenjata itu tampaknya telah memotong pagar untuk masuk ke lokasi acara.

Smithee menambahkan dia mungkin memiliki satu kaki tangan. Seorang saksi bernama Julissa Contreras mengatakan kepada NBC seorang pria kulit putih berusia 30-an yang bersenjatakan senapan melepaskan tembakan tanpa pandang bulu.
"Saya bisa melihat dia menembak ke segala arah. Dia tidak membidik siapa pun secara khusus. Itu hanya dari kiri ke kanan, kanan ke kiri," kata Contreras.

NBC juga melaporkan kru ambulans diberitahu 11 orang terluka setelah penembakan. Pejabat rumah sakit setempat tidak segera menanggapi permintaan komentar. Rekaman udara menunjukkan lapangan festival tampak sepi tetapi banyak kendaraan darurat dan polisi di jalan-jalan sekitarnya.

"Hati-hati dan tetap waspada!" Presiden AS Donald Trump menulis di Twitter.

Cuplikan yang diunggah ke media sosial muncul untuk menunjukkan pengunjung festival yang berhamburan ketakutan dan kebingungan ketika suara letupan keras terdengar di latar belakang. "Apa yang sedang terjadi?" seorang wanita dapat didengar bertanya pada satu video.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA